Kerusuhan di Kazakstan: 18 Aparat Tewas, 748 Orang Luka-luka

- Jumat, 7 Januari 2022 | 20:32 WIB
Pemandangan mobil polisi yang terbakar saat aksi protes menentang kenaikan harga LPG, menyusul keputusan otoritas Kazakh untuk mencabut batas harga pada bahan bakar gas cair, di Almaty, Kazakhstan, Selasa (4/1/2022).
Pemandangan mobil polisi yang terbakar saat aksi protes menentang kenaikan harga LPG, menyusul keputusan otoritas Kazakh untuk mencabut batas harga pada bahan bakar gas cair, di Almaty, Kazakhstan, Selasa (4/1/2022).

JAKARTA - Kerusuhan di Kazakstan hingga Kamis (6/1/2022) menewaskan 18 personel aparat keamanan, dan membuat 748 orang luka-luka. Angka tersebut dilaporkan oleh kantor berita Rusia Interfax dan RIA Novosti yang mengutip Kementerian Dalam Negeri Kazakhstan.

Interfax dan RIA Novosti juga mengutip kementerian yang mengatakan, 2.298 orang sejauh ini ditahan setelah kerusuhan Kazakstan di Almaty atas kenaikan harga bahan bakar memburuk menjadi bentrokan langsung dengan aparat pada Rabu (5/1/2022). Protes Almaty Kazakstan menyebar ke seluruh negara Asia Tengah itu dalam kemarahan atas kenaikan harga bahan bakar gas cair (LPG), yang banyak digunakan untuk bahan bakar mobil.

Ribuan orang turun ke jalan di Almaty, kota terbesar Kazakhstan, dan di provinsi barat Mangystau. Para pedemo mengatakan, kenaikan harga tidak adil mengingat cadangan energi Kazakhstan yang sangat besar. "Situasi yang paling sulit tetap di Almaty, di mana orang-orang bersenjata menyita dan menghancurkan sebagian sejumlah bangunan badan negara, organisasi keuangan, perusahaan televisi, dan fasilitas perdagangan," kata Kementerian Dalam Negeri Kazakstan, dikutip Kompas.com dari AFP.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu. Daftarkan email Di provinsi barat, beberapa bagian jalan raya dan satu jalur kereta api diblokir, katanya. "Patroli oleh regu polisi dan Garda Nasional diintensifkan di daerah, (dan) penghalang jalan telah dibuat," lanjut pernyataan kementerian. "Para kriminal sedang diidentifikasi dan ditahan atau dieliminasi dalam hal perlawanan bersenjata terhadap tuntutan hukum untuk meletakkan senjata mereka." (E-4)

Editor: editor4

Tags

Terkini

X