• Senin, 15 Agustus 2022

Pemerintah Buru 3 Jenis Obat Terapi COVID-19

- Minggu, 18 Juli 2021 | 09:24 WIB
Actemra.
Actemra.

JAKARTA - Pemerintah terus menjamin ketersediaan obat terapi COVID-19 salah satunya dengan melakukan impor. Ada 3 jenis obat yang diupayakan stok-nya tetap aman untuk Indonesia, antara lain Remdesivir, Actemra, dan Gammaraas. 

"Kami menyadari bahwa ada obat-obat impor yang memang secara global pasokannya sangat ketat, dan obat-obat tersebut antara lain remdesivir, actemra, gammaraas," kata Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono dalam Konferensi Pers Perkembangan PPKM Darurat secara virtual, Sabtu (17/7/2021). 

Lebih lanjut ia menjelaskan obat remdesivir akan diimpor dari India, Pakistan, dan Cina. Sebelumnya telah dilakukan negosiasi bersama dengan Kementerian Luar Negeri agar India bisa membuka kembali ekspornya. 

"Sudah mulai masuk (remdesivir) sekitar 50 ribu vial dan nanti akan bertambah lagi menjadi 50 ribu vial lagi per minggu. Kami juga sudah membuka akses ke Cina supaya obat-obat yang mirip dengan remdesivir bisa masuk ke Indonesia," kata Dante. Terkait obat actemra, pemerintah Indonesia sudah berkomunikasi langsung dengan produsen di Swiss, yakni perusahaan Roche. Obat actemra ini jadi salah satu obat terapi COVID-19 yang cukup sulit didapatkan. 

Sedangkan untuk obat Gammaraas, pemerintah Indonesia sudah mendapatkan impor dari Cina sebanyak 30 ribu vial. Namun masih butuh stok lebih banyak lagi untuk mencukupi kebutuhan di Indonesia. Untuk obat-obat yang stok nya dikategorikan masih cukup dan kelihatan masih jarang untuk masyarakat, lanjut Dante, sudah dilakukan pertemuan dengan Gabungan Perusahaan Farmasi supaya distribusi obat itu menjadi semakin lebih merata di seluruh tanah air. 

"Sehingga masyarakat lebih gampang untuk melaksanakan akses obat," tandasnya. (E-4)

Editor: editor4

Tags

Terkini

X