Kapolda Metro Jaya: 15-20 Oktober Aksi Demo Dilarang

Senin , 14 Oktober 2019 | 18:53
Kapolda Metro Jaya: 15-20 Oktober Aksi Demo Dilarang
Sumber Foto tribunnews
Irjen Gatot Eddy Pramono

JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono menegaskan, pihaknya tidak akan memproses surat pemberitahuan aksi unjuk rasa selama 15-20 Oktober 2019. Itu dilakukan dalam rangka pengamanan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih 2019-2024.

Kapolda menyatakan hal itu seusai rapat koordinasi bersama pimpinan DPR di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Senin (14/10/2019).

Ia mengatakan, pemberitahuan itu diberlakukan mulai Selasa (15/10/2019) besok. Gatot berharap agenda pelantikan presiden dan wapres terpilih pada 20 Oktober mendatang berlangsung kondusif. Gatot mengimbau warga turut menjaga keamanan dan citra negara. Sebab, banyak tamu asing yang akan hadir dalam pelantikan presiden-wapres.

"Tujuannya adalah agar situasi tetap kondusif karena kita menghormati pada saat pelantikan, seperti Pangdam (Pangdam Jaya Mayjen Eko Margiyono) sampaikan beberapa kepala negara akan hadir. Juga utusan-utusan khususnya," ia menambahkan.

KOMENTAR

End of content

No more pages to load