Survei: PDIP Ungguli Gerindra Menjelang Pilpres 2019

Sabtu , 14 April 2018 | 19:40
Survei: PDIP Ungguli Gerindra Menjelang Pilpres 2019
Ilustrasi pileg.

JAKARTA - PDI Perjuangan (PDIP) punya tingkat keterpilihan (elektabilitas) jauh di atas Gerindra menjelang Pilpres 2019. Sedangkan Golkar dan Demokrat menyusul di posisi ketiga dan keempat.

Demikian hasil Survei Nasional Opini Publik yang digelar Lembaga Survei KedaiKOPI. Survei di 34 provinsi yang digelar pada 19-27 Maret 2018 menyertakan 1.135 responden. Margin of error +/- 2,97 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

"Survei dilakukan dengan metode wawancara tatap muka langsung," kata Direktur Lembaga Survei KedaiKOPI, Vivi Zabkie saat merilis hasil survei melalui live streaming, Sabtu (14/4/2018).

Dalam materi wawancara, responden ditanya mengenai pilihan partai politik yang dipilih pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2019. PDIP punya tingkat elektabilitas tertinggi dibanding Gerindra, Golkar, Demokrat serta PKB.

1. PDIP: 20,1 persen

2. Gerindra: 9,5 persen

3. Golkar: 6,9 persen

4.  Demokrat: 4,6 persen

5.  PKS: 3,9 persen

6.  PPP: 3,6 persen

7.  Nasdem: 3,5 persen

8.  PAN:  3,4 persen

9.  Perindo:  3,3 persen

10. Hanura: 2,3 persen

11. PBB: 0,2 persen

12.  Partai Garuda: 0,2 persen

13. PSI: 0 persen

14. Partai Berkarya: 0 persen

Sedangkan 6,0 persen responden merahasiakan pilihannya pada Pileg 2019. Sedangkan, 29,9 persen responden lainnya belum menentukan pilihan. 

Sejumlah pertimbangan disampaikan responden soal penentuan pilihan parpol pada Pemilu. Sebanyak 31 persen responden mengaku memilih partai berdasarkan program kerja; 30,6 persen responden memilih parpol karena tokoh/kader yang disukainya.

Sisanya, responden menjawab pilihan parpol berdasarkan ideologi partai ( 14,4 persen), kinerja partai di legislatif (9,5 persen), isu penting jelang Pemilu (5,3 persen), mewakili kelompok masyarakat tertentu (4,6 persen) dan alasan lainnya sebanyak 4,6 persen responden.



Sumber Berita: detik.com
KOMENTAR

End of content

No more pages to load