Ketua MPR Minta Jangan Ada Demo Saat Pelantikan Jokowi

Selasa , 08 Oktober 2019 | 19:03
Ketua MPR Minta Jangan Ada Demo Saat Pelantikan Jokowi
Sumber Foto Dok/Ist
Bambang Soesatyo

JAKARTA - Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyatakan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih adalah momen sakral kenegaraan. Karena itu, dia mengimbau semua pihak termasuk mahasiswa tak menggelar demonstrasi saat hari pelantikan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Minggu 20 Oktober mendatang.

"Masih banyak waktu yang bisa diberikan untuk berunjuk rasa. Gedung parlemen terbuka bagi siapa saja untuk menyampaikan aspirasinya. Tapi jangan di hari yang sakral itu. Karena melantik pemimpin kita 5 tahun ke depan," kata Bamsoet di Kompleks Perumahan Widya Chandra, Jakarta, Selasa (8/10/2019).

Ia meminta doa kepada masyarakat agar prosesi pelantikan yang digelar di Gedung MPR/DPR itu bisa berjalan dengan lancar.

Bamsoet memiliki harapan agar prosesi pelantikan itu tidak diganggu oleh pelbagai gangguan kerusuhan dan demonstrasi yang berpotensi merusak nama Indonesia di mata dunia internasional. Terlebih lagi, prosesi pelantikan Jokowi-Ma'ruf dihadiri oleh berbagai pemimpin dan duta besar negara tetangga.

"Karena ada gangguan sedikit saja akan membuat nama kita rusak di dunia internasional," katanya seperti dilaporkan cnnindonesia.com.

"Kalau ada pihak yang ganggu, pasti itu akan menyusahkan kita semua, menyusahkan rakyat seluruh Indonesia. Itu akan mempengaruhi investasi asing datang ke Indonesia," ia menambahkan.

KOMENTAR

End of content

No more pages to load