Menhan Ingatkan Prajurit TNI Jaga Netralitas

Selasa , 03 April 2018 | 21:25
Menhan Ingatkan Prajurit TNI Jaga Netralitas
Sumber Foto bisnis.com
Menhan Ryamizard Ryacudu

JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengingatkan prajurit TNI di lingkungan Kodam Jaya bersikap profesional dan menjaga netralitas menjelang pilkada serentak.

"Tunjukan kamu proporsional dan profesional, tentara yang benar, benteng Sapta Marga, itu harapan kita semua, harapan bangsa ini," kata Menhan saat memberikan pembekalan kepada segenap Komandan Satuan (Dansat) di Jajaran Kodam Jaya di Rindam Jaya, Jakarta, Selasa (3/4/2018).

Di hadapan sekitar 241 Perwira TNI AD, mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ini mengatakan, dalam menyikapi pelaksanaan pilkada maupun Pemilu 2019, maka setiap prajurit TNI hendaknya selalu bersikap hati-hati. Yakni harus betul-betul proporsional dan profesional dengan memegang teguh Sapta Marga dan Sumpah Prajurit.

"Semua harus menyadari, terutama tentara dan polisi. Kalau tentara dan polisi sudah ikut-ikutan berpolitik yang seharusnya tidak boleh berpolitik, itu sama saja mengajarkan rakyat tidak benar," ujar Ryamizard.

Purnawirawan Jenderal bintang empat ini juga menekankan agar prajurit TNI untuk terus menjaga dan memelihara ideologi Pancasila."Jadikan Pancasila, Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI serta peraturan perundang-undangan yang berlaku sebagai roh dan pedoman di dalam kehidupan keprajuritan," katanya.

Dia juga mengingatkan pernyataan dari Presiden kelima Indonesia Megawati Soekarnoputri yang menggetarkan hati pada tahun 2004 saat berkunjung ke Papua.

Ketika itu Megawati menyatakan "seribu kali pejabat gubernur di Papua diganti, Papua tetap di sana, seribu kali pejabat daerah dan bupati Papua diganti, Papua tetap di sana, tetapi satu kali TNI ditarik dari tanah Papua, besok Papua merdeka"."Ini merupakan refleksi dan pengakuan betapa pentingnya keberadaan TNI sebagai benang-benang perekat dan pemersatu bangsa," dia menambahkan.(ant)

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load