Kata JK, Jangan Pernah Pakai Orientasi Agama dalam Politik

Rabu , 27 Februari 2019 | 16:55
Kata JK, Jangan Pernah Pakai Orientasi Agama dalam Politik
Sumber Foto Dok/Ist
Jusuf Kalla
POPULER

JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) berpesan pengurus masjid untuk berperan dalam mempersatukan bangsa. JK mengingatkan jika masjid dilibatkan dalam politik akan menimbulkan perpecahan.

"Jangan pernah memakai orientasi keagamaan, masjid dipakai dalam politik. Karena kalau dipakai dalam politik pasti jamaah masjid pecah. Karena pasti ada pihak nomor 1, ada pihak 2. Kalau kampanye nomor 1 atau nomor 2 pasti pecah itu masjid," kata JK saat membuka Rakornas Badan Komunikasi Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, Rabu (27/2/2019).

JK mengatakan kalau politik dibawa ke masjid akan membuat jamaah berseteru. Dia berharap para pengurus dan remaja BKPRMI menjauhkan agenda politik di dalam masjid."Nanti jamaah berseteru lagi, kalau jamaah berseteru bagaimana ibadah itu. Tapi itulah yang kita harapkan dari adik-adik, kalau bagi saya anak," tutur JK seperti dilaporkan detik.com.

Dalam menjalankan agama Islam, JK meminta masyarakat tidak meniru Islam yang ada di Timur Tengah. Menurutnya, keislaman di Indonesia sudah sangat baik."Kita Islam yang wasatiyyah, di tengah," dia menyebutkan.

JK juga ingin syiar Islam bagi jamaah tidak hanya berpusat pada agama. Dia ingin masjid jiga bisa digunakan sebagai pusat pendidikan dan ekonomi."Saya pernah bilang pengajian di masjid, bukan hanya pengajian pengajian tentang akhirat, ibadah, tentang surga dan neraka. Tapi juga pengajian bagaimana pertanian dimajukan bagaimana kesehatan dimajukan, bagaimana urusan dagang. Jangan lupa Rasullah sebelum jadi nabi, rasul ya pedagang dulu," dia menambahkan.

KOMENTAR

End of content

No more pages to load