PSI: Jokowi Klien Stan Greenberg Hoax Recehan

Jumat , 15 Februari 2019 | 15:05
PSI:  Jokowi Klien Stan Greenberg Hoax Recehan
Sumber Foto satryo yudhantoko
Daniel Tumiwa (kanan)
POPULER

JAKARTA - Isu penggunaan konsultan politik Amerika Serikat (AS), Stan Greenberg oleh Jokowi terus bergulir. Kali ini datang komentar dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Partai politik yang satu ini justru menyebutkan, kubu oposisi telah merencanakan isu propagandis itu sejak 2016.

Komentar itu disampaikan Juru bicara PSI, Daniel Tumiwa dalam jumpa pers di Kantor DPP PSI, Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Jumat (15/2/2019).

Ia mengatakan kalau isu yang dianggapnya ditenggarai kubu lawan politik Jokowi sudah disetting secara matang dan terencana. "Tuduhan bahwa Pak Jokowi adalah klien Stan Greenberg adalah hasil rencana jahat yang terencana dan bukan sekadar hoax recehan," dia menegaskan.

Daniel juga menyebut kalau isu tersebut adalah fitnah yang dirancang sejak dua tahun lalu, bahkan jauh sebelum persiapan Pilpres 2019 dimulai.

Berdasarkan penelusuran yang dilakukannya, sumber kebohongan isu Stan Greenberg berasal dari sebuah website berbahasa Inggris bernama political-strategist.com. Website tersebut ditemukan Daniel dan timnya, dibuat pada Desember 2016 dan didaftarkan oleh seseorang yang beralamat di Kanada .

"Bagian profil Greenberg, tercantum data pribadi yang hampir sepenuhnya sama dengan Informasi mengenai Greenberg yang termuat dalam website resmi Greenberg yang asli. Hanya saja, di bagian nama klien situs 'bodong' tersebut. Salah seorang kliennya adalah Jokowi," dia menyebutkan.

Website political-strategist.com yang ia lihat juga menampilkan tulisan sejumlah pakar strategi politik. Namun, dari suntingan tulisan yang ada itu, tercantum waktu posting yang dilakukan pada 2017 dan hampir tanpa 'engagement' atau pembaca sama sekali.

Karena itu ia menganggap kalau pihak koalisi oposisi seperti Mustofa Nahra, Rachlan Nasidik, Priyo Budi Santoso, Andre Rosiade dan Ferdinand Hutahean, yang menyebarkan statement tuduhan bahwa Jokowi adalah klien Greenberg, adalah untuk menghancurkan reputasi Jokowi.

"PSI menganggap kasus Stan Greenberg adalah skandal, sebuah pelanggaran moral serius yang dilakukan para aktor politik untuk menghancurkan reputasi Jokowi," tutup Daniel. (ryo)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load