Mendagri Australia Tak Singgung Soal Baasyir

Senin , 05 Maret 2018 | 23:55
Mendagri Australia Tak Singgung Soal Baasyir
Abu Bakar Baasyir

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Australia Peter Dutton, Senin (5/3/2018) diterima Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kehormatan di Istana Merdeka. Pertemuan itu sama sekali tidak menyinggung soal Ustad Abu Bakar Baasyir.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Lestari Priansari Marsudi memastikan hal itu saat menjawab pertanyaan wartawan seusai mendampingi Presiden menerima kunjungan kehormatan Mendagri Australia Peter Dutton di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

"No..no..no. Ini kunjungan kehormatan, kunjungan perkenalan sebagai menteri Dalam Negeri baru dan portofolio kementerian baru Australia," kata Retno.

Menlu menegaskan bahwa kedatangan Peter Dutton membawa undangan dari Perdana Menteri Malcolm Turnbull kepada Presiden Jokowi untuk hadir di KTT ASEAN-Australia pada pertengahan Maret 2018 dan memperkenalkan sebagai menteri baru.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Pemerintah Australia melalui Kementerian Luar Negeri negara itu memberi pernyataan yang mendesak Indonesia agar tidak memberi keringanan apapun terhadap Ba'asyir.

Pernyataan Australia ini menanggapi pernyataan Presiden Jokowi itu muncul setelah adanya wacana bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengusulkan agar Baasyir menjadi tahanan rumah karena faktor usia dan kondisi kesehatannya yang terus menurun karena menderita sakit kelainan pembuluh darah vena berkelanjutan atau "chronic venous insufficiency bilateral".

Menko Polhukam Wiranto mengatakan terpidana teroris Ustad Abu Bakar Baaayir akan segera dipindahkan dari Lapas Gunung Sindur di Bogor ke lapas di Jawa Tengah.

Sumber: antaranews.com

Foto: cnnindonesia.com

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load