Hari Ini BEM SI Unjuk Rasa di Depan Istana Negara

Kamis , 21 Oktober 2021 | 08:56
Hari Ini BEM SI Unjuk Rasa di Depan Istana Negara
Sumber Foto dok/Antara/Aprillio Akbar
Ilustrasi polisi mengalihkan arus lalu lintas antisipasi kemacetan akibat unjuk rasa mahasiswa yang akan menggelar aksi di kawasan Istana Negara, Jakarta, Kamis (21/10/2021).

JAKARTA - Polisi belum melakukan penutupan jalan di sekitar kawasan Istana Negara, Jakarta Pusat, menjelang aksi unjuk rasa yang akan dilakukan oleh Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) pada Kamis (21/10/2021).

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Purwanta mengatakan bahwa pengalihan arus lalu lintas di sekitar kawasan Jalan Medan Merdeka itu akan bergantung pada situasi nantinya.

"Belum ada (pengalihan arus lalu lintas). Tentatif, kami siap melaksanakan pengamanan unjuk rasa," kata Purwanta saat dihubungi, Kamis (21/10/2021).

Menurut dia, pengamanan kepolisian nantinya akan dilakukan agar masyarakat yang hendak berkegiatan seperti biasa tak terganggu dengan jalannya aksi unjuk rasa tersebut.

Purwanta pun belum dapat menjelaskan lebih lanjut mengenai jumlah personel kepolisian yang akan dikerahkan dalam pengamanan aksi unjuk rasa hari ini."Saya berharap masyarakat tidak terganggu, karena hari ini hari kerja," katanya.

Koordinator Pusat BEM SI Nofrian Fadil Akbar mengatakan aksi unjuk rasa ini dilakukan dalam rangka mengkritisi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Menurutnya, tak banyak perubahan yang terjadi selama rezim Jokowi berkuasa. Aksi nasional ini menurut Nofrian rencananya juga akan dilakukan secara serentak di pelbagai wilayah Indonesia.

Khusus di Ibu Kota, ia mengatakan aksi unjuk rasa ini akan dimulai sejak pukul 10.00 WIB dengan titik aksi berada di depan Istana Negara.

"Tujuh tahun pemerintahan Jokowi ramai isu-isu yang diperbincangkan, namun ternyata tidak banyak membawa terobosan untuk mengatasi masalah-masalah yang ada di Indonesia," kata Nofrian melalui keterangan tertulis, Rabu (20/10/2021).

Tepat pada 20 Oktober 2019, Jokowi dan Ma'ruf Amin dilantik untuk menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden hingga 2024.(*)

 



Sumber Berita: CNN Indonesia
KOMENTAR

End of content

No more pages to load