Presiden Jokowi Bertolak ke Riau

Selasa , 28 September 2021 | 08:12
Presiden Jokowi Bertolak ke Riau
Sumber Foto dok/Biro Pers Sekretariat Presiden/Laily Rachev
Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan penanaman pohon mangrove bersama masyarakat di Riau, dan Kepulauan Riau, Selasa (28/9/2021).

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertolak ke Riau dan Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (28/9/2021) untuk melakukan penanaman pohon mangrove bersama masyarakat, dan meninjau lokasi terdampak abrasi di Pantai Wisata Raja Kecik, Bengkalis.

Bersama rombongan terbatas, Presiden Jokowi lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1, pada Selasa pagi, sebagaimana keterangan resmi Biro Pers Sekretariat Presiden yang diterima di Jakarta.

Setibanya di Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin, Kota Pekanbaru, Presiden akan melanjutkan perjalanan dengan menggunakan helikopter Super Puma TNI AU untuk menuju Kabupaten Bengkalis.

Di Kabupaten Bengkalis, Presiden akan melakukan penanaman pohon mangrove bersama masyarakat, dan meninjau titik terdampak abrasi di Pantai Wisata Raja Kecik.

Setelah itu, Presiden akan kembali menuju Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin, Kota Pekanbaru, dengan menggunakan helikopter. Dari Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin, Presiden dan rombongan kemudian akan lepas landas menuju Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Setibanya di Bandara Internasional Hang Nadim, Kota Batam, Kepri, Presiden akan menuju Kelurahan Setokok, Kecamatan Bulang untuk kembali menanam pohon mangrove bersama masyarakat.

Pada petang harinya, Presiden dan rombongan akan kembali ke Bandara Internasional Hang Nadim, Kota Batam, untuk kemudian lepas landas ke Jakarta.

Turut mendampingi Presiden dalam penerbangan menuju Provinsi Riau antara lain Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo, dan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.(*)

 



Sumber Berita: Antara
KOMENTAR

End of content

No more pages to load