Uji Kelayakan Calon Anggota BPK Diundur

Selasa , 07 September 2021 | 14:22
Uji Kelayakan Calon Anggota BPK Diundur
Sumber Foto dok/ist
Gedung DPR Senayan Jakarta.

JAKARTA - Komisi XI DPR menunda jadwal uji kelayakan atau fit and proper test calon anggota BPK RI. Komisi XI DPR masih membahas ulang jadwal uji kelayakan calon anggota BPK.

"Mungkin kita undur karena ada rapat paripurna. Jadi nanti kita bicarakan di tingkat pimpinan. Ini kita lagi mau bicarakan," kata Wakil Ketua Komisi XI, Amir Uskara di kompleks gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (7/9/2021).

Dia menyebut target uji kelayakan calon anggota BPK bisa rampung pekan ini. Namun, tidak menutup kemungkinan uji kelayakan dituntaskan minggu depan."Sebenarnya sih sampai minggu ini nggak masalah bahkan kita rencana mau jadwalin minggu depan tapi kita liat lagi ini baru mau rapat lagi dengan temen-temen pimpinan yang lain," ujarnya.

DPR sempat meminta pandangan kepada Mahkamah Agung (MA) terkait ada dua nama calon anggota BPK yang tak memenuhi syarat. Namun, Amir mengatakan Komisi XI telah memutuskan secara tertutup dua nama tak penuhi syarat tetap uji kelayakan."Tentu itu menjadi pertimbangan yang diambil temen-temen sekali lagi karena kemarin tertutup saya nggak bisa menyampaikan," ujarnya.

Berhembus kabar ada dua fraksi yang tak setuju dua nama tak memenuhi syarat ikut uji kelayakan calon anggota BPK, termasuk Fraksi Amir yakni PPP. Amir menjawab santai kabar itu.

"He-he-he kok tahu," katanya.

Kabar ditundanya uji kelayakan calon anggota BPK juga dikonfirmasi anggota Komisi XI Putri Ade Komarudin. Belum diketahui kapan akan dilakukan uji kelayakan tersebut. "Enggak jadi," imbuhnya.

Berdasarkan jadwal uji kelayakan calon anggota BPK yang diterima, ada nama tak penuhi syarat yang akan menjalani uji kelayakan hari ini. Uji kelayakan itu rencananya digelar di Komisi XI DPR mulai pukul 13.00 hingga pukul 16.30 WIB.

Berikut nama-namanya:

Dadang Suwarna
Dori Santosa
Encang Hermawan
Kritiawanto
Shohibul Imam
Nyoman Adhi Suryadnyana

Uji kelayakan rencananya kembali akan digelar pada Rabu (8/9/2021). Pada hari kedua uji kelayakan, ada delapan nama calon anggota BPK.

Berikut nama-namanya:

Hari Pramudiono
Muhammad Komarudin
Nelson Humaris Halomoan
Widiarto
Muhammad Syarkawi Rauf
Teuku Surya Darma
Hary Zacharias Soeratin
Laode Nusriadi

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) sebelumnya menggugat Ketua DPR Puan Maharani ke PTUN Jakarta, namun kandas. Gugatan tersebut terkait seleksi calon anggota BPK.

Menurut keterangan Koordinator MAKI Boyamin Saiman, Ketua DPR Puan Maharani telah menerbitkan Surat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Nomor PW/09428/DPR RI/VII/2021 tanggal 15 Juli 2021 kepada pimpinan DPD RI tentang Penyampaian Nama-Nama Calon Anggota BPK RI berisi 16 orang.

Dari 16 orang tersebut, terdapat dua orang calon anggota BPK yang MAKI duga tidak memenuhi persyaratan, yaitu Nyoman Adhi Suryadnyana dan Harry Z Soeratin. Berdasarkan riwayat hidup, Nyoman Adhi Suryadnyana pada periode 3 Oktober 2017 sampai 20 Desember 2019 adalah Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea-Cukai Manado (kepala satker eselon III), yang juga merupakan pengelola keuangan negara (kuasa pengguna anggaran/KPA).(*)



Sumber Berita: Detik.com
KOMENTAR

End of content

No more pages to load