Sekjen DPR Batalkan Anggaran Rp2 Miliar Pengadaan Multivitamin

Kamis , 02 September 2021 | 13:27
Sekjen DPR Batalkan Anggaran Rp2 Miliar Pengadaan Multivitamin
Sumber Foto dok/dpr.go.id
Sekjen DPR Indra Iskandar
POPULER

JAKARTA - Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR menganggarkan Rp 2 miliar untuk pengadaan multivitamin yang bersumber dari APBN 2021. Pengadaan itu kini dibatalkan.

"Jadi kami memang melakukan pengadaan vitamin pagu anggarannya itu sekitar Rp 2,09 M dengan pengadaan lelang yang cepat didapat pemenang dengan angka Rp 1.773.000.000," kata Sekjen DPR Indra Iskandar, kepada wartawan, di kompleks parlemen DPR, Kamis (2/9/2021).

"Setelah mendengar masukan publik terutama keinginan dari teman-teman wartawan di DPR tadi pagi jam 10 saya putuskan untuk dibatalkan," lanjut Indra.

Indra menyebut pengadaan itu untuk pegawai di lingkungan DPR. Total, katanya, ada 7.856 paket multivitamin yang dibagikan.

"Pengadaan ini mungkin untuk masukan kita semua itu multivitamin untuk pegawai di lingkungan Sekjen terdiri atas ASN 1.308 orang kemudian pamdal 1.486 orang, kemudian untuk petugas kebersihan dan keamanan 718 orang, jumlahnya 4.344 orang. Jadi jumlah keseluruhan paket yang rencananya diadakan kita sebesar 7.856 paket," ujarnya.

Indra mengatakan paket itu berbentuk vitamin untuk seluruh pegawai di DPR guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan DPR. Dia menegaskan tidak ada kaitannya dengan anggota dewan.

"Paket ini berbentuk vitamin yang rencananya di bulan Juli lalu untuk mengantisipasi penyebaran Covid di lingkungan DPR dan sama sekali tidak ada kaitannya dengan anggota DPR. Karena anggota DPR sudah di-cover oleh asuransi," tuturnya.

Lantas, bagaimana nasib pemenang tender pengadaan ini?

"Sekarang nggak kita adakan ditanyakan lagi ada konsekuensi apa, konsekuensi apapun akan saya ambil sebagai penggunaan anggaran, konsekuensi apapun akan saya ambil ya," tuturnya.

Sebelumnya, dilihat dari situs LPSE DPR, Rabu (1/9), tertera nama tender pengadaan multivitamin dengan pagu paket Rp 2.096.080.000."Nilai HPS paket Rp 2.074.950.955," demikian tertulis di situs itu.

Sistem pengadaannya adalah tender cepat harga terendah sistem gugur. Tender disebut sudah selesai dengan pemenang PT Chemipharma Julien Djonelida."Harga terkoreksi Rp 1.733.655.000," ucapnya.(*)



Sumber Berita: Detik.com
KOMENTAR

End of content

No more pages to load