Tri Budi Utomo Jadi Komandan Paspampres Gantikan Agus Subiyanto

Rabu , 04 Agustus 2021 | 14:25
Tri Budi Utomo Jadi Komandan Paspampres Gantikan Agus Subiyanto
Sumber Foto CNN Indonesia
Komandan Paspampres yang baru Brigjen TNI Tri Budi Utomo

JAKARTA--Wadanjen Kopassus Brigjen Tri Budi Utomo dipromosikan menjadi sebagai Komandan Pasukan Pengamanan Presiden/Wakil Presiden (Danpaspampres), menggantikan Mayjen TNI Agus Subiyanto, yang dipercaya sebagai Pangdam III/Siliwangi.

Mutasi jabatan itu tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/684/VIII/2021 tanggal 2 Agustus 2021 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia. Mutasi dan promosi jabatan mencakup 60 Pati TNI terdiri atas 31 Pati TNI AD, 13 Pati TNI AL dan 16 Pati TNI AU.

Budi Utomo merupakan perwira tinggi (Pati) TNI yang banyak berkiprah di korps baret merah atau Kopassus. Bahkan ia pun banyak menempati posisi strategis di satuan khusus milik TNI.

Pria kelahiran 6 Februari 1971 di Surakarta, Jawa Tengah ini memiliki karier cemerlang di militer. Budi merupakan orang pertama dari lulusan Akmil 1994 yang menembus pati alias Brigjen.

Sepanjang kariernya, ia banyak ditugasi di wilayah konflik. Misalnya, beberapa waktu dari kelulusannya, Budi dikirim ke Timor-Timur untuk menjalankan operasi pada 1998.

Kemudian, dia menjalani Latihan Bersama (Latma) di Singapura pada 1999. Sepulangnya dari kegiatan itu, dia mengikuti Operasi Irian Jaya pada 2001, Operasi Aceh pada 2004.

Salah satu contoh, Operasi Militer Indonesia di Aceh dilakukan pada 2003-2004. Kala itu, militer dikerahkan untuk melawan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang mencuat sejak Mei 2003. 

Kegiatan ini sering disebut sebagai operasi militer terbesar yang dilakukan Indonesia sejak Operasi Seroja di Timor-Timur berlangsung pada 1972.

Hingga akhirnya perwira tersebut diberi kesempatan untuk belajar di India dan mendapat penugasan di Malaysia pada 2007. Lalu, pada 2011 dia mengikuti Latma di Australia.

Setelah dari Kopassus, Tri mendapat tugas sebagai Dandim 0410/Kota Bandar Lampung sejak 2012 hingga 2013. Dia pun kemudian dipercaya sebagai Aspers Danjen Kopassus hingga 2016.

Selain itu, dari Lembah Tidar, Magelang, Tri Budi berkecimpung di kecabangan infanteri. Korps Baret Merah menjadi ladang pengabdiannya. 

Dalam perjalanan waktu, dia pernah menjabat Komandan Sat Gultor 81, unit paling elite di Kopassus. Setahun di Sat Gultor 81, dia dipromosikan sebagai Asisten Personel Danjen Kopassus (2017-2019). 

Saat itu, Budi menggantikan Kolonel Inf Mohamad Hasan, seniornya di Kopassus dan setelah itu ia menjabat Danrem. Berdasarkan validasi organisasi TNI, Korem 052/Wijayakrama dinaikkan menjadi tipe A. Itu artinya danrem dijabat brigjen. 

Dengan promosi jabatan sebagai Danrem 052/Wkr, Tri pun pecah bintang. Untuk diketahui, Korem 052/Wijayakrama membawahi Kodim Jakarta Barat, Jakarta Utara, Tangerang dan Tigaraksa. 

Tri Budi selanjutnya dipercaya sebagai wadanjen Kopassus berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/666/VIII/2020 tanggal 26 Agustus 2020. 

Tidak hanya itu, dalam jabatannya ini ia dipercaya sebagai Kepala Operasi Satgas Nemangkawi dari TNI. Salah satu tugas Satgas tersebut yakni memburu dan menumpas gerombolan teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. 

Duet Tri Budi ketika itu yakni Brigjen TNI Roycke Harry Langie yang merupakan Kepala Ops Satgas Nemangkawi dari Polri. Kebetulan Harry Langie juga lulusan Akpol 1994.



Sumber Berita: rri.co.id
KOMENTAR

End of content

No more pages to load