Para Pendiri Partai Demokrat Akan Selenggarakan KLB Bulan Depan

Minggu , 28 Februari 2021 | 03:36
Para Pendiri Partai Demokrat Akan Selenggarakan KLB Bulan Depan
Sumber Foto Okezone
Ilustrasi grafis
POPULER

JAKARTA--Para pendiri Partai Demokrat (PD) menyatakan pilihan untuk menyelesaikan persoalan yang hingga kini makin memanas di tubuh internal partai berlogo segitiga Mercy itu dengan melaksanakan Kongres Luar Biasa (KLB).

Salah satu pendiri PD, Ilal Ferhard menyebut adanya KLB yang dicetuskan itu diperkirakan berlangsung pada Maret 2021 mendatang. "Awal Maret," kata Ilal usai mengikuti konferensi pers para pendiri Partai Demokrat di kawasan Mega Kuningan, Jakarta (27/2).

Akan tetapi Ilal tidak memberikan secara pasti tanggal pelaksanaan KLB tersebut. Pendiri Partai Demokrat yang lain, Hengky Luntungan, juga enggan untuk membeberkan kapan rencana penyelenggaraannya.

Hengky berdalil jika pihaknya membocorkan secara cepat pelaksanaan KLB itu, maka berpotensi besar akan adanya upaya penggagalan Kongres dari pihak luar. "Kalau kami nanam pisang, pisangnya udah matang kami enggak kasih tahu, karena nanti ditebang orang," ujar Hengky.

Meski demikian, Hengky memastikan bahwa untuk pelaksanaan Kongres Luar Biasa PD yang diusung oleh para pendiri partai, akan mengaju pada peraturan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang pertama kali dibentuknya.

Hal itu ditegaskan Hengky, untuk memastikan pelaksanaan KLB tanpa perlu persetujuan Majelis Tinggi dan Ketua Umum Partai Demokrat.

"Pelaksanaan KLB ini harus dilakukan berdasarkan AD/ART yang benar-benar dilakukan pada saat kongres pertama. Artinya jangan kita menciptkan dalam AD/ART bahwa 'saya seorang ayah yang jadi Majelis tinggi, anak saya jadi Ketum' sehingga kalau mau KLB harus sesuai perintah petinggi partai," imbuh Hengky.

"Partai tidak akan selamat dengan cara dinasti seperti ini, sehingga kami sebagai pendiri menengarai persoalan ini untuk nenjadikan motode Demokrat pada saat kita menentukan, mendirikan partai ini," tegasnya.



Sumber Berita: rri.co.id
KOMENTAR

End of content

No more pages to load