Golkar Cari Duit Bukan Suruh Kader Korupsi

Senin , 16 Juli 2018 | 21:35
Golkar Cari Duit Bukan Suruh Kader Korupsi
Sumber Foto Dok/Ist
Bambang Soesatyo

JAKARTA – Penangkapan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih yang juga kader Partai Golkar terus bergulir. Muncul tudingan kasus PLTU Riau-1 untuk mengisi pundi-pundi partai beringin tersebut.

Ketua DPR sekaligus politikus Partai Golkar Bambang Soesatyo membantah tudingan itu. Katanya, tidak ada perintah mencari dana bagi kader dengan cara apapun, termasuk melawan hukum. Penegasan itu disampaikan Bambang menanggapi penangkapan Wakil Ketua Komisi VII yang juga kader partai berlambang pohon beringin, Eni Maulani Saragih, karena diduga menerima suap terkait proyek PLTU Riau.

"Itu pribadi anggota partai politik yang bersangkutan. Setahu saya tidak ada penugasan apapun dari partai politik untuk memberikan beban pada anggota untuk cari dana di luar ketentuan yang berlaku," kata Bambang saat ditemui di Gedung DPR Jakarta, Senin (16/7/2018).

Ia menyebutkan, kasus yang menjerat Eni tidak berkaitan dengan partai. Perbuatan itu murni dilakukan oleh Eni tanpa diperintah oleh partau politik (parpol).

Bambang terus terang mengaku prihatin terhadap penangkapan Eni, karena DPR sedang berupaya memperbaiki citra sebagai lembaga yang dipercaya rakyat.

Dia menambahkan, partainya belum menjatuhkan sanksi apapun bagi Eni pasca ditangkap KPK karena sibuk mempersiapkan agenda jelang Pemilu serentak 2019 mendatang.

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load