Soal Cawapres, SBY Tunggu Pengumuman Jokowi  

Minggu , 15 Juli 2018 | 14:15
Soal Cawapres, SBY Tunggu Pengumuman Jokowi   
Sumber Foto tribunnews.com
Susilo Bambang Yudhoyono
POPULER

PACITAN  - Partai Demokrat masih menunggu pengumuman cawapres pendamping Jokowi di Pilpres 2019.  

Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan hal itu di sela pulang kampung ke Pacitan, Jawa Timur, Minggu (15/7/2018).

Ia mengatakan, pihaknya masih menggodok dan mematangkan cawapres yang akan maju pada Pemilu 2019. Sayangnya, SBY belum memastikan kapan pengumuman resmi disampaikan kepada masyarakat."Insya Allah pada saatnya (Partai) Demokrat akan mengambil pilihan yang definitif," ujarnya seperti dikutip detik.com.

SBY mengakui, pihaknya terus menjalin komunikasi baik dengan pihak Jokowi maupun Prabowo yang akan kembali berlaga diajak Pilpres. Menurut dia, ini untuk memenuhi harapan masyarakat."Karena rakyat tentu ingin lima tahun mendatang memiliki pemimpin-pemimpin yang bisa memenuhi harapan mereka," kata Presiden ke-6 RI tersebut.

Dia kembali menegaskan jika partainya masih menunggu siapa sosok yang dipilih Jokowi mendampinginya sebagai cawapres. Sikap serupa juga diambil beberapa partai lain. Hal itu sangat penting untuk menentukan sikap selanjutnya.

SBY pun menyatakan Partai Demokrat bukan menjadi bagian dari koalisi pemerintahan. Pun juga tidak menjadi bagian dari oposisi."Dengan demikian apabila Presiden Jokowi menetapkan siapa cawapresnya dalam waktu dekat ini maka pengambilan keputusan Partai Demokrat akan bisa dilaksanakan lebih cepat lagi, lebih resmi, lebih definitif dari sekarang," dia menyebutkan.

Di sisi lain, Demokrat juga menunggu keputusan Prabowo terkait partai mana yang hendak berkoalisi. Termasuk di dalamnya siapa sosok yang akan dipilih sebagai cawapres."Waktunya terus berlari ya. 4 sampai 10 Agustus harapan kita partai-partai sudah bisa mengambil keputusan, termasuk partai kami Partai Demokrat," dia menambahkan terkait tenggat waktu penentuan capres.

KOMENTAR

End of content

No more pages to load