Sumpah Pemuda, Jokowi Ajak Bersatu Hadapi Pandemi

Rabu , 28 Oktober 2020 | 10:39
Sumpah Pemuda, Jokowi Ajak Bersatu Hadapi Pandemi
Sumber Foto dok/Biro Pers Setpres
Presiden Jokowi

JAKARTA - Momen Hari Sumpah Pemuda diperingati hari ini. Presiden Jokowi mengajak bangsa Indonesia bersatu melewati masa-masa sulit akibat pandemi Covid-19.

"Semangat, tekad, dan cita-cita pemuda Indonesia tetap menyala-nyala. Mari, bersatu melewati masa-masa sulit pandemi ini, bangkit dan menjadikan Indonesia sebagai negara yang maju," kata Jokowi lewat akun Twitter resminya, Rabu (28/10/2020).

Sumpah Pemuda dilahirkan dari Kongres Pemuda II pada 28 Oktober 1928. Kongres Pemuda II tidak dapat dilepaskan dari Kongres Pemuda pertama yang digelar pada dua tahun sebelumnya.

Para pemuda mengambil keputusan Kongres Pemuda II pada 28 Oktober 1928, dan belakangan disebut sebagai 'Sumpah Pemuda'. Poin ketiga meneguhkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan."Ikrar para pemuda dari seluruh Nusantara di tahun 1928 itu masih bergema hari ini," kata Jokowi seperti dilansir detik.com.

Untuk edisi ke-92, peringatan Hari Sumpah Pemuda 2020 dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia dan dunia. Meski dilakukan di tengah kondisi dan dengan cara yang berbeda, hal tersebut tidak mengurangi esensi dari peringatan tersebut.

"Walaupun dalam kondisi-kondisi pandemi Covid-19 ini kita tidak kehilangan esensi yang mendasar terhadap Sumpah Pemuda. Esensinya adalah, bahwa kita tetap bertumpah darah yang satu tumpah darah Indonesia, berbangsa yang satu bangsa Indonesia, berbahasa persatuan yang satu Bahasa Indonesia," kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung dalam kesempatan terpisah.(*)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load