Kapolri Ancam Copot Anggota Terlibat Politik Praktis

Sabtu , 26 September 2020 | 19:55
Kapolri Ancam Copot Anggota Terlibat Politik Praktis
Sumber Foto dok/ist
Kapolri Jenderal Idham Azis.

JAKARTA - Kapolri Jenderal Idham Azis mengingatkan seluruh anggotanya untuk tidak terlibat dalam politik praktis. Terlebih, tahapan kampanye Pilkada Serentak 2020 sendiri telah dimulai.

Ia menyatakan hal itu di Jakarta, Sabtu (26/9/2020). Ia mengatakan, tugas Polri hanya mengamankan jalannya tahapan Pilkada Serentak 2020."Jangan sampai ada upaya mendukung pasangan calon tertentu sehingga menunjukkan sikap tidak netral," ujarnya.

"Kalau ada yang melanggar perintah saya maka saya akan copot dan proses melalui propam, baik disiplin atau pun kode etik," Idham menegaskan.

Polri juga berkomitmen tegas menghukum anggota yang terlibat dalam pelanggaran penerapan protokol kesehatan penanganan penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Salah satunya seperti sanksi yang diberikan kepada Kapolsek Tegal Selatan Joeharno. Dia resmi dicopot dari jabatannya imbas terselenggaranya hajatan disertai konser dangdut yang digelar Wakil Ketua DPRD Tegal Wasmad Edi Susilo di Lapangan Tegal Selatan pada Rabu (23/9/2020) malam.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono menambahkan, jabatan Kapolsek Tegal Selatan sudah diserahterimakan dan Kapolseknya diperiksa oleh Propam," ia menambahkan.(*)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load