Kampanye Pilkada Dimulai, Ingat Protokol Kesehatan!

Sabtu , 26 September 2020 | 06:40
Kampanye Pilkada Dimulai, Ingat Protokol Kesehatan!
Sumber Foto dok/ist
Pilkada serentak 2020.

JAKARTA - Masa kampanye Pilkada Serentak 2020 dimulai Sabtu (26/9/2020) ini. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengingatkan pasangan calon kepala daerah harus mematuhi protokol kesehatan.

"Intinya pelaksanaan kampanye itu harus mengikut protokol kesehatan Covid-19, intinya pakai masker, jaga jarak dan hindari kerumunan. Itu tetap dilakukan itu di setiap tahapan sebenarnya," kata Kapuspen Kemendagri, Benni Irwan kepada wartawan, Jumat (25/9/2020).

"Yang lain, yang jadi concern kami di Kemendagri, karena kita ini, pilkada ini jadi momentum untuk penanganan Covid-19, tentu ada hal yang kita pesankan secara khusus dalam masa kampanye, di samping jalankan protokol kesehatan," tuturnya.

BENNI

Kapuspen Kemendagri, Benni Irwan. (Dok/Humas Kemendagri)

Benni juga berharap para paslon menggunakan alat peraga kampanye yang berhubungan dengan penanganan Covid-19, seperti masker, hand sanitizer hingga boks air cuci tangan. Menurutnya, alat peraga tersebut bisa menjadi sarana untuk mengkampanyekan protokol kesehatan.

"Kita dorong pasangan calon menyiapkan atau memanfaatkan alat peraga kampanye yang bisa bermanfaat dalam penanganan Covid-19. Contoh, bisa masker. Ini kan bisa jadi salah satu sarana untuk kampanye pasangan calon, itu silakan foto silakan, dikasih nomor urut, pesan yang penting yang bisa menaikkan elektabilitas pasangan calon. Di hand sanitizer juga dipasang foto, nomor urut dan gambar silahkan di situ, kemudian kalau ada sarung tangan atau face shield," ia menjelaskan.

Meski demikian, Benni meminta para paslon juga memperhatikan kenyamanan publik dalam memasang alat kampanye. Ia juga mengingatkan agar para paslon tidak menimbulkan kerumunan saat memasang atau membagikan alat peraga kampanye tersebut.

"Dan itu harus diantarkan door to door, jangan sampai mengumpulkan massa. Jadi timses harus datang ke rumah-rumah, ini masker, ini hand sanitizer. Kalau boks cuci tangan itu bisa ditaruh di depan gang, jalan di wilayah, di pasar asal tidak mengganggu kenyamanan dan lokasi mudah dijangkau publik," ia menyebutkan.

Selain itu, ia mendorong para paslon yang maju Pilkada melakukan kampanye secara daring atau virtual. Paslon diharapkan juga mengutamakan pesan-pesan yang berisi tentang penanganan Covid-19 dalam materi kampanye."Kita mendorong agar dalam debat kandidat dan muatan di kampanye muatan harus diutamakan. Kami ingin mengedepankan ini, bagaimana peran masing paslon dalam penanganan penyebaran Covid-19 dan dampak sosial ekonomi. Itu kalau bisa materi sentral. protokol kesehatan jaga," ia menambahkan.

Pilkada 2020 tetap digelar secara serempak pada masa pandemi Covid-19. Tahapan, jadwal dan program Pilkada disusun KPU berdasarkan protokol kesehatan.

Tahapan dan jadwal ini, di masukan dalam Peraturan KPU (PKPU) nomor 5 tahun 2020. Tentang perubahan ketiga atas PKPU nomor 13 tahun 2019 tentang tahapan, program, dan jadwal penyelenggaraan Pilkada tahun 2020.

Untuk tahapan masa kampanye dimulai hari ini tanggal 26 September dan berakhir pada 5 Desember 2020. Kemudian masa tenang dimulai pada 6 sampai 8 Desember 2020. Lalu, pemungutan dan penghitungan suara di TPS pada 9 Desember 2020. Pengumuman hasil penghitungan suara pada 9-15 Desember 2020. Rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara tingkat provinsi untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur pada 16-20 Desember 2020.(*)



Sumber Berita: Detik.com
KOMENTAR

End of content

No more pages to load