5 Daerah Terancam Pemungutan Suara Ulang

Rabu , 27 Juni 2018 | 23:40
5 Daerah Terancam Pemungutan Suara Ulang
Sumber Foto tribunnews.com
Surat suara

JAKARTA – Lima daerah terancam dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) karena melakukan pelanggaran pada hari-H pemungutan suara. Bawaslu menemukan ratusan surat suara yang sudah tercoblos sehingga diduga terjadi pelanggaran pidana.

"Di Papua Kabupaten Jayawijaya surat suara tercoblos Pemilihan Gubernur (Pilgub) sebanyak 681 surat suara. Ini juga terindikasi pidana dan akan direkomendasikan untuk pemungutan suara ulang," ucap Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Ratna Dewi di kantor Bawaslu, Rabu  (27/6/2018).

Kemudian kasus kedua terjadi di Lebak, Provinsi Banten. Ratna mengatakan, terdapat perbedaan jumlah surat suara yang digunakan dengan jumlah pemilih yang datang untuk menggunakan hak suaranya."Dengan pemilih yang datang berarti ada kelebihan surat suara jika dibandingkan dengan pemilih yang tercatat di dalam formulir C7 dan pemilih A5 sehingga akan direkomendasikan ulang," ujarnya.

Kemudian di Palangkaraya Bawaslu menerima laporan bahwa ada pemilih yang tidak memiliki hak pilih namun ikut mencoblos sehingga Bawaslu merekomendasikan diadakannya PSU.

Hal senada juga terjadi di Aceh Selatan."Di Aceh Selatan ada pemilih memilih di dua TPS yang berbeda. Ini juga berpotensi dilakukan PSU," ucapnya.

Untuk kasus kelima yakni di Kabupaten Cirebon. Rekomendasi PSU dikeluarkan karena sebanyak 2.470 surat suara hilang. "Menurut informasi KPU Kabupaten Cirebon mereka kehilangan 2470 surat suara," ucap Retno.

Pada kasus di Cirebon, Bawaslu juga akan melakukan investigasi untuk mencari penyebab hilangnya kertas suara tersebut guna mengetahui kronologis dan kejadian hilangnya kertas suara. (ryo)

 

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load