PDIP Harap Parpol Pendukung Tak Tarik Dukungan

Rabu , 25 April 2018 | 09:25
PDIP Harap Parpol Pendukung Tak Tarik Dukungan
Sumber Foto Dok/Ist
Ahmad Basarah
POPULER

JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan berharap tidak ada partai politik (parpol) pendukung pemerintah yang menarik diri setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan kandidat calon Wakil Presiden pendampingnya nanti.

"Saya harap partai pendukung tidak menarik diri setelah pak Jokowi tentukan cawapres," ujar Wakil Sekjen DPP PDIP Ahmad Basarah seusai menghadiri Harlah ke-84 GP Ansor di Jakarta tadi malam.

Wakil Ketua MPR RI itu mengatakan banyak spektrum kerja sama yang dapat dilakukan terhadap partai-partai yang kadernya nanti tidak menjadi cawapres Jokowi."Banyak spektrum kerja sama yang bisa dilakukan, baik di DPR, MPR, kementerian, dan lain sebagainya," ujar Basarah.

Sebelumnya, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menyatakan akan patah hati jika tidak terpilih menjadi cawapres Jokowi. Cak Imin sejauh ini telah mendirikan sejumlah posko, salah satunya posko JOIN yang merupakan kepanjangan dari Jokowi-Muhaimin.

Basarah mengatakan berdasarkan pembicaraannya dengan Cak Imin, dirinya optimistis PKB tetap akan bersama partai pendukung Jokowi pada keputusan final nanti. Ia memandang langkah politik Muhaimin mendirikan sejumlah posko dukungan, adalah fase lumrah yang mesti dilalui dalam rangka berupaya memeroleh tiket sebagai cawapres Jokowi.

Ketua Umum PPP Romahurmuziy dijumpai dalam acara yang sama mengatakan alih-alih khawatir ada partai pendukung Jokowi yang menarik diri. Namun, dia optimistis akan ada tiga partai tambahan, diluar partai baru, yang bakal mendeklarasikan dukungan bagi Jokowi. Sejauh ini lima partai lama yang telah mendukung Jokowi adalah Nasdem, Golkar, PPP Hanura, Nasdem, PDIP.(ant)

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load