Ketua MPR Kecam Penyerangan Terhadap Wiranto

Kamis , 10 Oktober 2019 | 15:22
Ketua MPR Kecam Penyerangan Terhadap Wiranto
Sumber Foto Dok/Ist
Bambang Soesatyo

JAKARTA - Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengecam keras penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto saat sedang melakukan kunjungan kerja di Pandeglang, Banten. Ia berharap pelaku penusukan segera diproses hukum.

"Kecaman ini bukan karena penusukan ditujukan kepada Pak Wiranto yang kebetulan seorang pejabat publik. Tindakan membahayakan nyawa orang lain, apalagi hal tersebut tidak bisa dapat dibenarkan sesuai aturan hukum dan nilai-nilai Pancasila. Kejadian ini sekaligus menjadi early warning bagi kepolisian yang bertanggung jawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," ujar Bamsoet dalam keterangan tertulis, Kamis (10/10/2019).

Ia meminta masyarakat tidak terprovokasi atas kejadian tersebut. Selain itu, Bamsoet mengatakan peristiwa itu tak perlu didramatisasi. Bamsoet yakin kepolisian dapat segera menyelesaikan masalah ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Walaupun kejadian tersebut berdekatan dengan waktu pelantikan presiden-wakil presiden 2019-2024, namun tak perlu didramatisir secara berlebihan. Kepolisian harus segera mengusut tuntas motif pelaku agar di masyarakat tidak berkembang berbagai teori konspirasi yang kadangkala justru menimbulkan berbagai prasangka, kekhawatiran, dan ketakutan," tuturnya.

Selanjutnya, politikus Golkar itu memastikan kondisi Indonesia secara umum masih sangat baik, aman, damai, dan terkendali. Ia mengatakan TNI dan Polri telah bersinergi dengan baik.

"Selain ada Polri, kita juga punya TNI yang selalu siap sedia menjaga kedamaian Indonesia. Sinergi Polri dan TNI yang sudah berjalan dengan baik harus terus ditingkatkan. Masyarakat juga tetap waspada terhadap berbagai upaya yang berusaha memecah belah NKRI," ujarnya.

Wiranto diserang siang ini di Pandeglang setelah meresmikan sebuah perguruan tinggi. Dia diserang begitu turun dari mobil, saat hendak naik helikopter.

Wiranto menderita dua luka tusuk di tubuh bagian depan. Tak hanya Wiranto, ada dua orang lain yang terluka, yaitu Kapolsek dan ajudannya.

KOMENTAR

End of content

No more pages to load