Polisi Tetapkan RS Tersangka Pembakaran Polisi di Cianjur

Jumat , 16 Agustus 2019 | 17:12
Polisi Tetapkan RS Tersangka Pembakaran Polisi di Cianjur
Sumber Foto Dok/Ist
Irjen M Iqbal

JAKARTA - Polisi menetapkan RS sebagai tersangka pembakaran Ipda Erwin Yudha Wildani yang terbakar di Cianjur, Jawa Barat.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen M Iqbal menyatakan hal itu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (16/8/2019)."Ya Alhamdulillah sudah kita tangkap sudah diamankan, terus kita periksa barusan kita tetapkan sebagai tersangka. Karena alat bukti sangat cukup," ujarnya.

Bukti yang telah didapatkan polisi adalah sebuah video dan berdasarkan keterangan saksi di lokasi. Menurut Iqbal, dua alat bukti sudah cukup menetapkan RS sebagai tersangka.

"Minimal 2 alat bukti sudah tercukupi, dan bahkan lebih. Oleh karena itu, Polda Jabar tetapkan tersangka, yang bersangkutan adalah oknum mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Cianjur. Itu oknum ya, saya paham bahwa mahasiswa tidak mungkin berlaku seperti itu, karena beliau adalah simbol akademik, tapi ini adalah oknum," katanya.

Terkait motif dari tersangka, hingga saat ini polisi masih terus mendalaminya. Tersangka RS juga disebut akan kena pasal berlapis karena telah melukai aparat kepolisian.

Kondisi terkini Ipda Erwin, dia mengatakan saat ini kepolisian akan merujuk Erwin ke rumah sakit Pertamina. Erwin akan menjalani perawatan intensif."Dari empat (yang dibakar) yang parah Ipda Erwin Yudha, 80 persen mungkin saya dengar akan dirujuk ke RS Pertamina, dirawat intensif," katanya.

Peristiwa terbakarnya empat polisi anggota Polres Cianjur terjadi saat hendak memadamkan api di ban bekas yang dibakar oleh mahasiswa peserta unjuk rasa Kamis (15/8/2019). Diduga ada massa yang melemparkan bensin sehingga memicu api menjadi besar sehingga menyambar ke polisi yang menjaga aksi.

Empat petugas yang terbakar adalah Ipda Erwin Yudha Wildani, Briptu Yudi Muslim, Briptu Fransiskus Aris Simbolon, Briptu Anif Endaryanto Pratama.

KOMENTAR

End of content

No more pages to load