Azis Syamsuddin Jadi Saksi Sidang Tipikor Hari Ini

Senin , 25 Oktober 2021 | 08:38
Azis Syamsuddin Jadi Saksi Sidang Tipikor Hari Ini
Sumber Foto dok/Liputan6.com/Faizal Fana
Azis Syamsuddin memakai rompi jingga usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (25/9/2021). KPK resmi menahan Azis Syamsuddin sebagai tersangka setelah dijemput paksa oleh tim penyidik atas kasus dugaan suap penanganan perkara di Kabupaten Lampung Tengah.

JAKARTA - Jaksa KPK kembali melanjutkan sidang pemeriksaan saksi mantan penyidik KPK Ajun Komisaris Stepanus Robin Pattuju alias Robin. Sidang hari ini agendanya pemeriksaan saksi, salah satu saksi yang dihadirkan Azis Syamsuddin.

Sidang akan digelar pukul 10.00 WIB di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (25/10/2021). Jaksa rencananya memanggil Azis dan Walkot Cimahi Ajay am Priatna.

"Informasi yang kami terima, benar saksi yang dipanggil hari ini antara lain M Azis Syamsudin dan Ajay M Priatna," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri kepada wartawan.

Dalam perkara ini, yang duduk sebagai terdakwa adalah Ajun Komisaris Robin dan Maskur Husain. Robin didakwa bersama Maskur Husain menerima suap yang totalnya Rp 11 miliar dan USD 36 ribu atau setara Rp 11,538 miliar berkaitan dengan penanganan perkara di KPK.

Mantan penyidik KPK itu menerima suap dari sejumlah nama, termasuk dari Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin. Azis juga merupakan tersangka dalam kasus ini.

Berikut rincian uang yang diterima Ajun Komisaris Robin bersama dengan Maskur Husain:

1. Dari M Syahrial sejumlah Rp 1.695.000.000;
2. Dari Azis Syamsuddin dan Aliza Gunado sejumlah Rp 3.099.887.000 dan USD 36.000;
3. Dari Ajay Muhammad Priatna sejumlah Rp 507.390.000;
4. Dari Usman Effendi sejumlah Rp 525.000.000; dan
5. Dari Rita Widyasari sejumlah Rp 5.197.800.000.

Ajun Komisaris Robin dan Maskur Husain didakwa melanggar pidana Pasal Pasal 12 huruf a juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (selanjutnya disebut UU Tipikor) juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 dan Pasal 65 ayat (1) KUHP dan Pasal 11 juncto Pasal 18 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 dan Pasal 65 ayat (1) KUHP.(*)

 



Sumber Berita: Detik.com
KOMENTAR

End of content

No more pages to load