Kasus Azis Syamsuddin, KPK Periksa Eks Wali Kota Tanjungbalai

Senin , 18 Oktober 2021 | 13:06
Kasus Azis Syamsuddin, KPK Periksa Eks Wali Kota Tanjungbalai
Sumber Foto dok/Jawa Pos/Fedrik Tarigan
Wali Kota Tanjung Balai M Syahrial tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (26/4/2021). Syahrial diperiksa perdana usai KPK menetapkan M Syahrial sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negara terkait penanganan perkara Wali Kota Tanjung Balai Tahun 2020-2021.

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melakukan pemeriksaan terhadap Mantan Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial sebagai saksi tersangka Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin (AZ). Pemeriksaan ini berkaitan dengan kasus dugaan penanganan perkara di Lampung Tengah.

"Hari ini (18/10/2021) pemeriksaan saksi TPK suap penanganan perkara tindak pidana korupsi yang ditangani KPK di Kabupaten Lampung Tengah, untuk tersangka AZ," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Senin (18/10/2021).

Ali mengatakan pemeriksaan akan dilakukan di Rutan Klas I Medan. Namun Ali belum membeberkan materi apa yang akan diperiksa terhadap Syahrial."Pemeriksaan dilakukan di Rutan Klas I Medan, atas nama saksi M Syahrial Mantan Walikota Tanjungbalai," katanya.

Azis Syamsuddin ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terhadap AKP Stepanus Robin Pattuju. Suap diduga diberikan Azis ketika Robin masih menjadi penyidik KPK.

Suap itu diduga diberikan agar Robin membantu mengurus penyelidikan kasus dugaan korupsi di Lampung Tengah. Penyelidikan saat itu dilakukan terkait dugaan keterlibatan Azis Syamsuddin dan Aliza Gunado.

Azis diduga telah memberi suap Rp 3,1 miliar ke AKP Robin. Suap diberikan secara bertahap, baik langsung ke AKP Robin maupun lewat pengacara bernama Maskur Husain.

Atas perbuatannya, Azis Syamsuddin diduga melanggar Pasal 5 ayat (1) a atau Pasal 5 ayat (1) b atau Pasal 13 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Azis kemudian ditahan selama 20 hari pertama di Rutan Polres Jakarta Selatan.(*)

 



Sumber Berita: Detik.com
KOMENTAR

End of content

No more pages to load