Warganet Kompak Suarakan #JokowiBerantasPinjolIlegal

Jumat , 15 Oktober 2021 | 21:08
Warganet Kompak Suarakan #JokowiBerantasPinjolIlegal
Sumber Foto: MoEngage.
Ilustrasi.

JAKARTA - Warganet kompak meminta Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan jajarannya untuk turun tangan dalam memberantas penipuan berkedok pinjaman online (pinjol) ilegal, #JokowiBerantasPinjolIlegal pun disuarakan oleh belasan ribu warganet di Twitter, Jumat (15/10/2021).

Salah satu warganet dengan nama Habieb Selow mengaku berharap agar  Presiden Jokowi segera bertindak dengan memerintahkan Menkominfo Johnny G Plate untuk menindak tegas para pelaku penyedia pinjol ilegal. Sebab menurut dia, tindakan mereka telah meresahkan dan merugikan masyarakat.

“Presiden @jokowi lewat Menteri @PlateJohnny dan @kemkominfo agar tertibkan Pinjol Aparat pun molai bergerak Bantai Pinjaman Online Ilegal,” tulis Habieb Selow di akun twitter @WagimanDeep212_. Sementara itu, warganet lainnya, Nina Tulalit menyoroti peran Otoritas Jaya Keuangan (OJK) untuk mencegah maraknya pinjaman online ilegal. 

Terlebih Presiden Jokowi sudah mengingatkan OJK untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan digital, terutama untuk masyarakat kelas bawah. Pasalnya, salah satu penyebab banyaknya masyarakat yang menjadi korban karena kurangnya informasi dan literasi keuangan dengan baik soal risiko pinjaman online ilegal.

“Peran OJK diharapkan lebih ketat dan optimal untuk menjaga pertumbuhan ekonomi yang sudah pada jalur yang tepat,” ciut Nina Tulalit di akun twitter @vita_AVP. Warganet atas nama Ary Prasetyo meminta OJK dan polisi bertindak cepat untuk memberantas dan menangkap pelaku pinjol ilegal. Dia berharap kedua lembaga tersebut tidak menunggu korban berjatuhan baru bertindak atau menunggu perintah Jokowi.

“Hallo @ojkindonesia @DivHumas_Polri Masa iya tunggu jatuh korban jiwa dan Presiden @jokowi Teriak2 baru kalian bertindak? @jokowi Soroti Pinjol Ilegal meminta pihak terkait mitigasi risiko yg baik,” ungka Ary Prasetyo melalui akun twitternya @Aryprasetyo85.

Senin (11/10/2021) lalu, Presiden Jokowi menyoroti tentang maraknya pinjol ilegal yang merugikan masyarakat, khususnya kelas bawah. Bahkan, ada warga yang akhirnya memilih bunuh diri karena utang sudah menumpuk dari pinjol ilegal yang bunganya tinggi dan mendapat teror dari debt collector pinjol.

“Saya mendengar masyarakat bawah yang tertipu dan terjerat bunga tinggi oleh pinjaman online yang ditekan dengan berbagai cara untuk mengembalikan pinjamannya,” ujar Jokowi dalam OJK Virtual Innovation Day 2021. Jokowi pun minta OJK agar memastikan digitalisasi di sektor keuangan ini juga diimbangi dengan mitigasi risiko yang baik sehingga digitalisasi tersebut bisa membantu dan bukan merugikan masyarakat.

Setelah, pihak kepolisian langsung bergerak dengan melakukan penggerebekan dan penangkapan terhadap pelaku penyedia pinjol ilegal di sejumlah daerah, termasuk di Jakarta. Salah satu contohnya, Unit Kriminal Khusus Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat menggerebek sebuah ruko di Cengkareng Jakarta Barat, Rabu (13/19/2021) yang diduga digunakan sebagai kantor sindikat pinjol. (E-4)



Sumber Berita: RRI.

Tags :

KOMENTAR

End of content

No more pages to load