Besok, Propam Periksa Irjen Napoleon Bonaparte

Selasa , 28 September 2021 | 11:52
Besok, Propam Periksa Irjen Napoleon Bonaparte
Sumber Foto dok/Detik.com
Irjen Napoleon Bonaparte dalam persidangan beberapa waktu lalu.

JAKARTA - Irjen Napoleon Bonaparte yang diduga melumuri kotoran manusia hingga memukul tersangka penistaan agama Muhammad Kece tidak hanya diproses oleh Dittipidum Bareskrim, melainkan juga Propam Polri. Propam bakal memeriksa Irjen Napoleon besok setelah mendapat izin dari Mahkamah Agung (MA).

"Mahkamah Agung telah memberikan izin resmi pemeriksaan Irjen NB (Napoleon Bonaparte) yang diajukan oleh Divisi Propam Mabes Polri. Pemeriksaan terhadap Irjen NB dilakukan pada hari Rabu (29/9/2021) di Kantor Biro Provos Divisi Propam Mabes Polri," kata Kepala Divisi Propam Polri Irjen Ferdy Sambo kepada wartawan, Selasa (28/9/2021).

Sambo mengatakan pemeriksaan terhadap Irjen Napoleon diperlukan demi menjaga marwah Polri.

Selain itu, dia menyebut pemeriksaan tersebut akan melengkapi penyidikan yang dilakukan Propam kepada tujuh anggota Polri yang diduga lalai dalam kasus penganiayaan Kace, termasuk Kepala Rutan Bareskrim Kombes Gatot Agus Budi Utomo.

"Pemeriksaan terhadap Irjen NB untuk melengkapi penyidikan kepada kepada 7 anggota Polri yang terdiri dari penjaga tahanan dan Kepala Rutan Bareskrim," tuturnya.

Sementara itu, lanjut Sambo, Propam baru akan menetapkan tersangka kelalaian di kasus aniaya Kece usai Irjen Napoleon diperiksa. Pihaknya segera melakukan gelar perkara untuk menetapkan tersangka kelalaian."Pasca pemeriksaan terhadap Irjen NB, akan dilakukan gelar perkara untuk menentukan tersangka kelalaian atas penganiayaan tersangka kasus penistaan agama M Kace," imbuh Sambo seperti dilansir Detik.com.

Napoleon merupakan tahanan di Rutan Bareskrim Polri. Dia mendekam di sel karena terlibat kasus penghapusan red notice/DPO Djoko Tjandra. Dia telah divonis 4 tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan pada tingkat pertama. Vonis itu tak mengalami perubahan di tingkat banding.

Adapun Kece merupakan tersangka kasus dugaan penistaan agama. Keduanya sama-sama ditahan di rutan Bareskrim Polri.

Baru-baru ini, Kece melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya. Penganiayaan itu diduga dilakukan oleh Irjen Napoleon. Polisi pun mengungkap Napoleon melumuri Kace dengan kotoran manusia."Wajah dan tubuh korban dilumurin dengan kotoran manusia oleh pelaku," kata Direktur Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi kepada wartawan, Minggu (19/9/2021).(*)

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load