Didemo BEM SI, KPK Fokus Kerja Berantas Korupsi

Senin , 27 September 2021 | 14:35
Didemo BEM SI, KPK Fokus Kerja Berantas Korupsi
Sumber Foto dok/Okezone.com
Gedung KPK di Jakarta.

JAKARTA - Aliansi BEM SI menggelar aksi demonstrasi di dekat Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, terkait pemberhentian 56 pegawai KPK yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK). Merespon tersebut, KPK memilih tetap fokus terhadap kerja untuk berantas korupsi.

"KPK tetap fokus terhadap kerja-kerja pemberantasan korupsi, sehingga kami tidak ingin berdinamika menanggapi isu ini," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Senin (27/9/2021).

Ali mengatakan KPK tetap melakukan tugas dan fungsinya yakni pencegahan hingga penindakan korupsi. Dia juga mempersilahkan publik untuk menilainya sendiri."KPK melalui berbagai upaya pencegahan, pendidikan, juga penindakan berusaha untuk terus membuktikan hasil kerjanya kepada publik. Selanjutnya, publik silakan menilainya secara objektif," ucapnya.

Ia menyebut KPK tak hanya fokus untuk menangkap para koruptor. Ia menyatakan, KPK juga fokus untuk mengedepankan nilai-nilai antikorupsi."Kerja-kerja pemberantasan korupsi tidak hanya soal seberapa banyak KPK menangkap para pelaku, seberapa banyak KPK memulihkan kerugian keuangan negara, seberapa efektif KPK mendorong perbaikan sistem dan tata kelola, tapi juga bagaimana kita semua berupaya dan terus yakin akan generasi penerus yang lebih baik melalui penanaman nilai-nilai antikorupsi," ujarnya.

Ali menuturkan KPK akan selalu menerima masukan dari para mahasiswa. KPK yakin mahasiswa bisa melihat fakta-fakta terkait kinerja KPK."KPK selalu mendengarkan saran dan masukan dari teman-teman mahasiswa. Sebagai seorang pembelajar, kami yakin teman-teman mahasiswa bisa melihat fakta-fakta secara jernih dan mampu mengelaborasinya dalam gagasan dan aksi yang konkret," katanya.

Lebih lanjut, Ali mengatakan KPK juga banyak berkolaborasi dengan kampus melalui implementasi pendidikan antikorupsi, perekaman sidang tipikor, juga penajaman ide-ide baru strategi pemberantasan korupsi melalui berbagai aktivitas dan program. Pemberantasan korupsi, kata Ali, butuh sumbangsih nyata dari para mahasiswa.

"Kami juga berharap publik tidak mudah terpicu untuk hal-hal yang justru kontraproduktif. Karena tantangan dan tugas pemberantasan korupsi ke depan masih banyak yang harus kita kerjakan. Soliditas dan sinergisitas para pihak penting untuk mewujudkan harapan kita bersama, masyarakat Indonesia yang makmur dan sejahtera," ia menegaskan.

Demo ini sempat diwarnai aksi dorong-dorongan antara mahasiswa dengan polisi. Ketegangan terjadi karena polisi tidak mengizinkan massa untuk melakukan aksi persis di depan gedung KPK.

Ada sejumlah tuntutan yang bakal dilayangkan BEM SI. Pertama, BEM SI meminta Ketua KPK Firli Bahuri mencabut surat keterangan (SK) pemberhentian pegawai KPK.

"Kami mendesak Presiden juga, Bapak Jokowi, untuk bertanggung jawab dalam kasus upaya pelemahan terhadap KPK dengan mengangkat pegawai KPK untuk menjadi aparatur sipil negara," kata Koordinator Media BEM SI Muhammad Rais ketika dihubungi.

"Kami juga menuntut Ketua KPK Bapak Firli Bahuri mundur dari jabatannya dengan telah banyak gagal menjaga integritas dan marwah KPK dalam pemberantasan korupsi," ia menambahkan.(*)

 



Sumber Berita: Detik.com/Antara
KOMENTAR

End of content

No more pages to load