Satu Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi

Jumat , 10 September 2021 | 11:10
Satu Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi
Sumber Foto CNN Indonesia/ Syahkirun Niam
Kemenkumham menyerahkan satu jenazah korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Banten yang berhasil diidentifikasi, di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (10/9/2021).

JAKARTA - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) melepas jenazah korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Banten pertama yang berhasil diidentifikasi secara seremonial di Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Berdasarkan identifikasi Tim Disaster Victim Identification (DVI), jenazah tersebut atas nama Rudhi alias Cengak bin Ong Eng Cue.

"Pada hari ini ami serahkan jenazah dari Rudhi ke pihak keluarga," Direktur Keamanan dan Ketertiban Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Abdul Aris di RS Polri, Jumat (10/9/2021).

Aris mengatakan Kemenkumham turut berbela sungkawa atas musibah yang menimpa Rudhi. Kemenkumham, memfasilitasi penyerahan jenazah hingga pemakaman. Pihaknya juga memberikan sejumlah uang untuk keluarga korban.

Dia menyatakan Kemenkumham berterimakasih kepada Tim DVI Polri yang telah mengidentifikasi satu jenazah korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Banten.

Ia berharap jumlah korban yang teridentifikasi semakin banyak agar segera diserahkan kepada keluarga."Mudah-mudahan hari ini akan bertambah lagi, lebih cepat lebih baik, sehingga keluarga tidak menunggu terlalu lama," kata Aris.

Keluarga mendiang Rudhi, Meyrisa mengatakan pihaknya tidak mengharapkan musibah jni terjadi. Menurutnya, tragedi ini merupakan kecelakaan. Ia juga mengaku mendapatkan bantuan dari pemerintah."Kami tidak mengharapkan terjadi karena ini memang kecelakaan," kata Meyrisa sembari menangis.

Menurut pihak keluarga, jenazah Rudhi akan dibawa ke rumah duka Boen Tek Bio di Tangerang.

Sebelumnya, kebakaran hebat menghanguskan Blok C2 Lapas Kelas I Tangerang pada Rabu (6/9/2021) dini hari. Kebakaran tersebut mengakibatkan setidaknya 44 penghuni lapas meninggal. Dua di antara korban tersebut merupakan warga asing.(*)

 



Sumber Berita: CNN Indonesia/Antara
KOMENTAR

End of content

No more pages to load