TNI: OPM Serahkan Diri atau Dibabat Habis

Rabu , 28 April 2021 | 13:46
TNI: OPM Serahkan Diri atau Dibabat Habis
Sumber Foto dok/Puspen TNI
Personel TNI dan Polri di Papua.

JAKARTA - Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III TNI, Kol (Czi) IGN Suriastawa menyatakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) harus dibasmi atau dibabat habis.

Hal ini kata dia, lantaran pergerakan OPM semakin masif bahkan telah melakukan penyerangan ke warga sipil di Papua."Dibabat habis, dibasmi sampai ke akar-akarnya," kata Suriastawa melalui pesan singkat kepada cnnindonesia.com, Rabu (28/4/2021).

Dia menyatakan sejumlah hal telah dilakukan TNI dalam upaya melawan OPM dan menjaga wilayah Papua. Salah satunya dengan mempersempit gerakan para separatis di Papua.

Ia pun mengingatkan, jika memang tak ingin dibasmi, para OPM ini masih bisa menyerahkan diri."Sudah dilakukan pengejaran guna mempersempit gerak OPM. Sampai saatnya kalau bersedia mereka bisa menyerah dan menyatakan setia kepada NKRI," katanya.

Suriastawa menegaskan aparat gabungan TNI-Polri akan terus melakukan tindakan tegas kepada KKB. Hal ini kata dia dilakukan sebagai tugas pengabdian menjaga kedaulatan negara dan melindungi masyarakat Papua dari aksi-aksi kebrutalan KKB.

"TNI-Polri tidak akan gentar menghadapi KKB meskipun nyawa taruhannya. Ini menjadi wujud pengabdian yang tidak main-main dari prajurit TNI-Polri terhadap saudara-saudara kita di Papua," kata Suriastawa.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjantodan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowountuk mengejar pelaku penembakan terhadap Kepala Badan Intelijen Nasional Daerah (Kabinda) Papua, Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Karya Nugraha.

Putu tewas dalam dalam baku tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, Minggu (25/4/2021).(*)

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load