Jhoni Allen Gugat AHY Bayar Ganti Rugi Rp 55,8 Miliar

Rabu , 24 Maret 2021 | 14:30
Jhoni Allen Gugat AHY Bayar Ganti Rugi Rp 55,8 Miliar
Sumber Foto dok/ist
Jhoni Allen Marbun
POPULER

JAKARTA - Jhoni Allen Marbun menggugat Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan sejumlah pihak lain karena tidak terima dipecat sebagai kader Partai Demokrat (PD) secara sepihak. Dalam gugatannya Jhoni menggugat AHY dkk membayar Rp 55,8 miliar.

Pengacara Jhoni Allen, Slamet Hasan, menjelaskan alasan Jhoni meminta ganti rugi itu ketika membacakan gugatan Jhoni dalam sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (24/3/2021). Slamet mengatakan kliennya merasa dirugikan karena dipecat secara sepihak.

"Bahwa akibat perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh para tergugat, mengakibatkan kerugian yang dialami penggugat baik materiil ataupun imateriil," ujar Slamet dalam sidang.

Adapun rincian kerugian Jhoni Allen sebagai berikut:

Kerugian materiil

- Gaji anggota DPR RI sejumlah Rp 60 juta per bulan x 4 bulan = Rp 2,640 miliar
- Kunjungan Dapil DPR RI sejumlah Rp 120 juta per 6 bulan x 8 = Rp 960 juta
- Uang reses Rp 400 juta per tahun x 4 = Rp 1,6 miliar.
- Rumah aspirasi Rp 150 juta per tahun x 4 = Rp 600 juta.
Total kerugian materiil adalah Rp 5,8 miliar.

Slamet juga menjelaskan kerugian imateriil yang digugat kliennya. Dia mengatakan Jhoni Allen merasa SK pemecatan merugikan harkat martabat. Jhoni pun meminta AHY membayar Rp 50 miliar untuk disumbangkan ke panti sosial.

"Kerugian imateriil yang diderita penggugat baik berupa hilang harkat martabat, serta hilang kepercayaan publik karena keputusan yang dibuat tergugat. Nilai kerugian imateriil sejumlah Rp 50 miliar, yang akan disumbangkan panti sosial yang membutuhkan," tuturnya.

Slamet meminta majelis hakim menerima gugatan Jhoni Allen. Dia meminta Ketum PD AHY, Sekjen PD Teuku Riefky Harsya dan Ketua Dewan Kehormatan PD Hinca Panjaitan tidak melakukan apapun hingga hakim memutus perkara ini.

"Penggugat dengan ini memohon kepada majelis hakim berkenan memutuskan, menerima, mengabulkan, permohonan secara keseluruhan, memerintahkan tergugat 1 (AHY) dan tergugat 2 (Teuku Riefky) untuk tidak melakukan apapun sampai dengan gugatan ini memperoleh hukum tetap," ujarnya.

Berikut petitum permohonan lengkap Jhoni Allen:

1. Menerima mengabulkan gugatan seluruhnya
2. Menyatakan tergugat 1 (AHY), tergugat 2 (Teuku Riefky), dan tergugat 3 (Hinca Pandjaitan) melakukan perbuatan melawan hukum
3. Menyatakan tidak sah dan atau batal demi hukum seluruh putusan tergugat 3 terkait pemberhentian penggugat
4. Menyatakan tidak sah dan atau batal demi hukum surat keputusan Partai Demokrat nomor 01/ak/dkpd/II/2021 tertanggal 2 Februari 2021 tentang rekomendasi penjatuhan sanksi pemberhentian sebagai anggota tetap kepada Saudara Dr Jhoni Allen Marbun
5. Menyatakan tidak sah dan atau batal demi hukum surat putusan DPP PD Nomor 9/sk/dpp pd/II/2021 tertanggal 26 Februari 2021 tentang pemberhentian tetap sebagai anggota PD atas nama Jhoni Allen Marbun
6. Memerintahkan tergugat 1, tergugat 2, tergugat 3 untuk merehabilitasi harkat martabat dan kedudukan penggugat seperti semula
7. Menghukum tergugat 1, tergugat 2, tergugat 3 secara tanggung renteng untuk membayarkan ganti rugi materiil Rp 5,8 miliar, dan ganti rugi imateriil sebesar Rp 50 miliar yang akan disumbangkan ke panti asuhan yang membutuhkan
8. Memghukum tergugat 1, tergugat 2, tergugat 3 untuk tunduk patuh terhadap putusan ini
9. Menghukum penggugat bayar perkara yang timbul perkara ini. Atau apabila majelis hakim PN Jakpus yang mengadili perkara ini berpendapat lain, maka kami mohon putusan seadil-adilnya.(*)



Sumber Berita: Detik.com
KOMENTAR

End of content

No more pages to load