Kompolnas Minta Polri Telusuri Asal Usul Narkoba Eks Kapolsek Astanaanyar

Kamis , 18 Februari 2021 | 17:19
Kompolnas Minta Polri Telusuri Asal Usul Narkoba Eks Kapolsek Astanaanyar
Sumber Foto dok/Kompolnas
Komisioner Kompolnas Poengky Indarti

JAKARTA - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyoroti mantan Kapolsek Astanaanyar Komisaris YP yang terlibat penyalahgunaan narkoba. Kompolnas meminta Polri untuk menelusuri asal usul narkoba yang didapat yang bersangkutan.

"Saya berharap tidak cukup dengan proses etik dengan ancaman sanksi pemecatan (PTDH), tapi juga harus didalami kemungkinan potensi-potensi pidananya, antara lain perlu interogasi dari mana mereka mendapatkan narkoba? Apakah mereka mengenal bandar narkoba beserta jaringannya? Atau ada dugaan menjadi backing? Atau apakah narkoba yang digunakan itu merupakan barang bukti perkara?," Kata Komisioner Kompolnas Poengky Indarti melalui pesan singkat, Kamis (18/2/2021).

Poengky menuturkan penelusuran itu perlu dikembangkan agar dapat memberantas jaringan narkoba. Apabila Komisaris YP terlibat dalam jaringan Narkoba, Poengky mengatakan yang bersangkutan perlu dijerat pidana."Hal-hal tersebut harus dikembangkan secara intensif dan komprehensif untuk memberantas jaringan narkoba. Jika benar, mereka diduga berhubungan dengan jaringan narkoba atau menggunakan narkoba yang merupakan barang bukti perkara, maka mereka juga harus dijerat pidana," tuturnya.

Mewakili Kompolnas, Poengky sangat menyayangkan Mantan Kasat Narkoba Polres Bogor itu terlibat narkoba bersama belasan anggota lainnya. Dia menilai perilaku tersebut sangat mencoreng nama baik Korps Bhayangkara."Saya sangat menyayangkan dan prihatin jika benar Kapolsek Astanaanyar dan 11 anggotanya diduga ramai-ramai pesta narkoba. Hal tersebut sangat memalukan dan mencoreng nama baik institusi," ujarnya.

Sebagai aparat penegak hukum, Komisaris YP, kata Poengky, seharusnya dapat menjaga sikap dan memberi contoh yang baik kepada masyarakat. Kompol Yuni yang seharusnya ikut membantu memberantas narkoba, malah terlibat.

Poengky amat menyayangkan perilaku Kompol Yuni yang merupakan seorang perwira Polisi wanita (Polwan) yang jumlahnya hanya 7 persen. Menurut dia, dengan ikut terseretnya Komisaris YP dalam kasus narkoba, telah mencoreng nama baik Polwan.

Sebelumnya, Kapolsek Astanaanyar Komisaris YP beserta 11 anggota lainnya ditangkap gabungan Propam Mabes Polri dan Polda Jabar karena penyalahgunaan narkoba.(*)



Sumber Berita: Detik.com
KOMENTAR

End of content

No more pages to load