KPK Minta Dua Tersangka Kasus Ekspor Lobster Menyerahkan Diri

Kamis , 26 November 2020 | 03:38
KPK Minta Dua Tersangka Kasus Ekspor Lobster Menyerahkan Diri
Sumber Foto CNNIndonesia
Wakil Ketua KPK Nawawi Pamolango

JAKARTA--Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta dua tersangka yang menyertai Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo untuk menyerahkan diri. Kedua tersangka tersebut adalah Amiril Mukminin dan Andreau Pribadi Misata.

"Dua orang tersangka saat ini belum dilakukan penahanan. KPK mengimbau kepada dua tersangka yaitu APM dan AM untuk dapat segera menyerahkan diri ke KPK," kata Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango dalam konferensi pers, Jakarta Selatan, Kamis (26/11), dini hari.

Dikutip dari Bisnis.com, Andreau Pribadi Misata sendiri merupakan staf khusus Menteri KKP, Edhy Prabowo, sekaligus, Pelaksana Tim Uji Tuntas (Due Diligince).

Sebelumnya, KPK menetapkan 7 orang tersangka yakni Edhy Prabowo, Staf kgusus Menteri KKP Syafri, Andreu Pribadi Misata, Pengurus PT ACK Siswadi, Staf Istri Menteri KKP Ainul Faqih, dan Amirul Mukminin sebagai penerima suap.

"Sebagai Penerima Disangkakan melanggar Pasal 12 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP," kata Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango dalam konferensi pers, Rabu (25/11/2020).

Sementara itu sebagai pemberi suap, KPK menetapkan Suharjito yang merupakan Direktur PT DPP sebagai tersangka.

Dia disangkakan melanggar melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.



Sumber Berita: Bisnis.com

Tags :

KOMENTAR

End of content

No more pages to load