Jaksa Agung Bantah Pernah Video Call Dengan Djoko Tjandra

Kamis , 24 September 2020 | 19:33
Jaksa Agung Bantah Pernah Video Call Dengan Djoko Tjandra
Sumber Foto Media Indonesia
Jaksa Agung ST Burhanuddin

JAKARTA--Jaksa Agung, Sanitiar Burhanuddin membantah keras bahwa dirinya pernah melakukan video call (vidcall) dengan terpidana kasus pengalihan utang atau cessie Bank Bali, Djoko Tjandra (Djoktjan) melalui handphone milik jaksa Pinangki Sirna Malasari semasa melarikan diri ke luar negeri.

Bahkan dia mengaku sama sekali tidak kenal dengan Djoktjan. "Apakah saya ada melakukan video call dengan Djoko Tjandra? Kami sama sekali tidak mengenal yang namanya Djoko Tjandra. Saya tidak pernah komunikasi dengan Djoko Tjandra," tegasnya dalam rapat dengan Komisi III DPR RI, Kamis (24/9).

Maka dari itu, Burhanuddin menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak pernah memerintahkan Jaksa Pinangki untuk menangani atau bahkan 'mengamankan' perkara yang tengah menimpa Djoktjan.

"Adalah suatu hal yang bodoh apabila kami melakukan itu. Karena perkara ini tinggal eksekusi. Tidak ada lagi upaya-upaya lain, upaya hukum lain tidak ada. Ini hanya tinggal eksekusi. Kalau ada yang menyatakan 'ini bisa PK', alangkah jaksanya yang bodoh. Ini pelaksana tinggal dilaksanakan, udah ada putusan. Gak ada alasan lagi jaksa utk melakukan PK," tukasnya.

Sebelumnya dalam rapat yang sama, Anggota Komisi III DPR F-Golkar, Supriansa, meminta klarifikasi Burhanuddin terkait hubungannya dengan Djoko Tjandra. Supriansa mempertanyakan, isu beredar yang menyatakan Burhanuddin sempat melakukan vidcal dengan Djoktjan melalui handphone Jaksa Pinangki.

"Malah yang terdengar di publik, ini harus dijawab juga ini Pak Jaksa Agung, bahwa apa benar pada saat Pinangki bertemu dengan Djoko Tjandra, sempat video call dengan Pak Jaksa Agung, atau berkomunikasi dengan Djoko Tjandra dengan Pak Jaksa Agung melalui HP-nya Pinangki?" tanya Supriansa.



Sumber Berita: rri.co.id
KOMENTAR

End of content

No more pages to load