Anggota DPRD Palembang Bandar Narkoba Ditangkap

Selasa , 22 September 2020 | 13:46
Anggota DPRD Palembang Bandar Narkoba Ditangkap
Sumber Foto Antara/Aziz Munajar
Kepala BNNP Sumsel Brigjen Jhon Turman Panjaitan memberi penjelasan terkait dengan penangkapan seorang anggota DPRD Palembang, Selasa (22/9/2020).

PALEMBANG - Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap anggota DPRD Kota Palembang berinisial D yang diduga menjadi aktor intelektual peredaran narkoba jenis sabu-sabu dan ekstasi.

D diamankan tim gabungan BNN dibantu BNNP Sumsel dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Selatan (Sumsel), Selasa (22/9/2020) pagi. D ditangkap bersama lima orang lainnya dalam penggerebekan di Jalan Riau Kecamatan Ilir Barat I Kota Palembang.

Kepala BNNP Sumsel Brigjen Jhon Turman Panjaitan kepada awak media membenarkan jika D merupakan anggota DPRD Kota Palembang. Dari penangkapan tersebut diamankan 5 kilogram sabu-sabu dan ribuan pil ekstasi yang belum dihitung.

Hingga saat ini BNN masih melakukan pendalaman."D merupakan aktor intelektualnya," kata Jhon Turman Panjaitan.

Pada penggerebekan di ruko usaha laundry milik D itu diamankan empat laki-laki dan dua wanita yang diduga menjadi kurir.

TAMPANG

Ini tampang D (kiri) anggota DPRD Palembang yang ditangkap BNN terkait narkoba. (Dok/Ist)

Penggerebakan itu, kata dia, merupakan hasil pengembangan penangkapan seorang kurir narkoba di kawasan Musi II Palembang pekan lalu yang diamankan dari dalam Bus PO Pelangi, dia juga menyebut pengusaha bus itu sudah diamankan terkait dengan kasus narkoba.

Brigjen Jhon menjelaskan bahwa D diduga sebagai bandar yang memasarkan narkotika di wilayah Palembang dan sekitarnya. D mendapat pasokan barang haram tersebut dari Aceh.

Selain pendalaman barang bukti, pihaknya juga akan mendalami dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) karena D diduga sudah 1 tahun terakhir mengedarkan narkotika dan menjadi incaran petugas."Direktur TPPU BNN nanti datang ke sini (Palembang) untuk menyelidikinya," ia menambahkan.(*)



Sumber Berita: Antara
KOMENTAR

End of content

No more pages to load