Tersangka Andi Irfan Jaya Diperiksa Penyidik Kejagung di KPK

Jumat , 18 September 2020 | 11:15
Tersangka Andi Irfan Jaya Diperiksa Penyidik Kejagung di KPK
Sumber Foto Detik.com
Tersangka Suap Djoko Tjandra yakni Andi Irfan Diperiksa Penyidik Kejagung di KPK.

JAKARTA - Tersangka skandal suap Djoko Tjandra-Jaksa Pinangki Sirna Malasari, Andi Irfan Jaya (AIJ) dibawa ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Andi Irfan Jaya akan menjalani pemeriksaan penyidik Kejagung di KPK.

Pantauan detik.com, Jumat (18/9/2020) pagi sekitar pukul 10.14 WIB, Andi Irfan Jaya tiba di gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan. Dia turun dari mobil tahanan.

Dengan mengenakan rompi tahanan Kejaksaan Agung (Kejagung) berwarna pink, Andi Irfan Jaya langsung masuk ke dalam gedung. Tangan Andi Irfan pun tampak diborgol.

Tak ada kata yang keluar dari mulut Andi Irfan Jaya saat kedatangannya. Dia hanya mengacungkan tangan ketika ditanya awak media perihal kedatangannya ke KPK.

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, mengatakan Andi Irfan Jaya akan menjalani pemeriksaan dari penyidik Kejagung. Ia mengatakan pemeriksaan Andi di KPK merupakan bentuk sinergi antar aparat penegak hukum.

"Tersangka AIJ (Andi Irfan Jaya) dibawa ke KPK dalam rangka pemeriksaan oleh penyidik tim Kejaksaan Agung. Mengenai materi pemeriksaan tentu menjadi wewenang kejaksaan," kata Ali, kepada wartawan, Jumat (18/9/2020).

"Sebagai bentuk sinergi antar aparat penegak hukum, KPK fasilitasi tempat penahanan dan pemeriksaan tersangka," ia menambahkan.

Andi Irfan Jaya telah ditetapkan sebagai tersangka sejak Rabu (2/9/2020) lalu dan langsung ditahan di Rutan KPK. Ia diwajibkan menjalani isolasi mandiri selama 14 hari sejak penahanan. Selama diisolasi, penyidik belum bisa memeriksa Andi karena aturan yang diberikan KPK.

"Andi Irfan kan ditahan belum diperiksa juga nih karena ada isolasi selama 2 minggu, khawatir juga," kata Direktur Penyidikan Jampidus Febrie Adriansyah kepada wartawan di Gedung Bundar Jampidsus, Jl Hasanuddin, Jakarta Selatan, Selasa (8/9/2020).

Andi Irfan sendiri telah menjalani pemeriksaan di Kejagung selama dua kali. Saat itu statusnya sebagai saksi dalam kasus hukum yang menjerat Jaksa Pinangki Sirna Malasari. Andi Irfan ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani pemeriksaan yang ke-2 pada Rabu (2/9/2020) lalu.

Dalam skandal suap ini, Djoko Tjandra diduga memberikan suap kepada Pinangki, yang menjanjikan pengurusan fatwa ke Mahkamah Agung (MA) agar bebas dari eksekusi hukuman pidana dalam perkara pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali. Andi Irfan Jaya diduga sebagai perantara suap dari Djoko Tjandra ke Pinangki.(*)



Sumber Berita:
KOMENTAR

End of content

No more pages to load