Kebakaran Gedung Kejagung Ada Unsur Pidana

Kamis , 17 September 2020 | 13:45
Kebakaran Gedung Kejagung Ada Unsur Pidana
Sumber Foto dok/Antara/Galih Pradipta
Polisi meningkatkan kasus kebakaran Gedung Kejagung ke penyidikan.

JAKARTA - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menemukan dugaan tindak pidana dalam kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung (Kejagung) yang 22 Agustus lalu. Polisi pun menaikkan status penanganan perkara kebakaran tersebut ke tingkat penyidikan.

"Kami sepakat mengusut ini secara transparan. Adapun kami sepakat dalam gelar tadi untuk meningkatkan penyelidikan jadi penyidikan dengan dugaan Pasal 187 KUHP dan atau Pasal 188 KUHP," kata Kepala Bareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (17/9/2020).

Listyo menjelaskan selama proses penyelidikan pihaknya telah memeriksa sekitar 131 saksi yang terdiri dari petugas kebersihan, office boy, pegawai kejaksaan dan juga para ahli.

Selain itu, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa CCTV, abu bekas kebakaran atau hidrokarbon, potongan kayu, botol plastik berisi cairan, dirigen isi air, gas cleaner yang disimpan di gudang cleaning service, dan bukti lainnya.

Jenderal bintang tiga itu juga menyampaikan fakta-fakta terkait kebakaran kantor Korps Adhyaksa tersebut. Ia menyebut kebakaran terdeteksi berawal sekitar pukul 18.15 WIB, Sabtu (22/8/2020). Api baru bisa dipadamkan esok harinya, Minggu (23/8/2020) sekitar pukul 06.15 WIB.

Menurutnya, api diduga berasal dari lantai 6 ruang rapat Biro Kepegawaian dan menjalar ke bagian lainnya. Api cepat menjalar karena terdapat bahan-bahan yang mudah terbakar di gedung tersebut."Kemudian dari hasil olah TKP Puslabfor menyimpulkan bahwa sumber api tersebut bukan karena hubungan arus pendek, namun diduga karena nyala api terbuka," ujarnya.

"Maka peristiwa yang terjadi sementara penyidik berkesimpulan terdapat dugaan peristiwa pidana," ia menambahkan.

Gedung Kejaksaan Agung di Jalan Sultan Hasanuddin Dalam Nomor 1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, terbakar pada Sabtu (22/8/2020) malam. Api baru dapat dipadamkan keesokan harinya.(*)

 



Sumber Berita: Cnnindonesia.com
KOMENTAR

End of content

No more pages to load