Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Terancam Hukuman Mati

Rabu , 16 September 2020 | 19:20
Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Terancam Hukuman Mati
Sumber Foto dok/ist
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono.

JAKARTA - Pelaku penusukan Syekh Ali Jaber saat menyampaikan ceramah di Bandarlampung yakni Alpin Andrian (AA) terancam hukuman mati.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyatakan hal itu kepada wartawan di Mabes Polri, Rabu (16/9/2020)."Ancaman hukumannya hukuman mati, atau hukuman seumur hidup. Paling ringan 20 tahun. Ini untuk ancaman pasal yang dikenakan daripada tersangka AA," katanya.

Ia mengatakan, AA dijerat oleh penyidik dengan pasal sangkaan mulai dari percobaan pembunuhan, pembunuhan, penganiayaan berat sehingga kepemilikan senjata tajam ilegal sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

Pihak penyidik Polresta Bandarlampung telah mengirimkan Surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Negeri Bandarlampung sejak Selasa (15/9/2020).

Dalam surat bernomor SPDP/228 IX/2020/Reskrim yang dikirim kepada Kepala Kejaksaan Negeri Bandarlampung disebutkan bahwa tersangka dijerat melakukan tindak pidana percobaan pembunuhan berencana dan penganiayaan.

Tertera bahwa tersangka AA dikenakan pasal 340 KUHPidana jo Pasal 53 KUHPidana Subsider Pasal 338 KUHPidana jo Pasal 53 KUHPidana subsider Pasal 351 ayat (2) KUHPidana dan Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

Hingga kini sudah ada 13 orang saksi yang diperiksa penyidik terkait kasus penusukan dai kondang itu. Saksi yang diperiksa meliputi keluarga, mereka yang berada di tempat kejadian perkara (TKP) dan panitia penyelenggara kegiatan.(*)

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load