Masa Penahanan Brigjen Prasetijo dan Anita Diperpanjang

Jumat , 04 September 2020 | 11:29
Masa Penahanan Brigjen Prasetijo dan Anita Diperpanjang
Sumber Foto dok/Indozone
Anita Kolopaking dan Brigjen Prasetijo Utomo.

JAKARTA - Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Ferdy Sambo mengatakan, masa penahanan tersangka Brigjen Prasetijo Utomo dan Anita Dewi Anggraeni Kolopaking diperpanjang selama 40 hari. Keduanya merupakan tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan surat jalan terkait Djoko Tjandra. Kasus ini ditangani Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri.

Sambo menyatakan hal itu ketika dihubungi di Jakarta, Jumat (4/9/2020).

Ia menjelaskan masa penahanan Prasetijo diperpanjang sejak 20 Agustus hingga 28 September 2020. Sementara masa penahanan Anita diperpanjang sejak 28 Agustus hingga 6 Oktober 2020. Keduanya ditahan di Rumah Tahanan Bareskrim.

"Perpanjangan masa penahanan BJP PU (Prasetijo) 20 Agustus-28 September 2020. Penahanan Anita diperpanjang dari 28 Agustus-6 Oktober 2020," katanya.

Dalam penyidikan kasus surat jalan palsu, penyidik Bareskrim telah menetapkan tiga tersangka yakni Djoko Tjandra, Anita Dewi Anggraeni Kolopaking dan Prasetijo Utomo.

Dalam kasus ini, terkuak bahwa Prasetijo mengeluarkan surat jalan palsu atas inisiatif sendiri untuk Djoko Tjandra tanpa izin dari pimpinan. Dia pun dinilai telah melakukan hal yang melampaui kewenangannya.

Tak hanya itu, pemberian surat keterangan sehat bebas Covid-19 untuk Djoko juga melibatkan Prasetijo. Prasetijo juga diketahui pernah berangkat satu pesawat dengan Djoko ke Pontianak, Kalimantan Barat.

Sementara Anita merupakan kuasa hukum Djoko Tjandra. Dalam kasus ini Anita berperan sebagai penghubung antara Djoko Tjandra dengan Prasetijo.(*)

 

 



Sumber Berita: Antara
KOMENTAR

End of content

No more pages to load