MAKI Serahkan Foto "Surat Jalan" Djoko Tjandra ke DPR

Selasa , 14 Juli 2020 | 18:40
MAKI Serahkan Foto
Sumber Foto Detik.com
Komisi III DPR terima foto "surat jalan" Djoko Tjandra dari MAKI.

JAKARTA - Komisi III DPR menerima foto "surat jalan" terpidana kasus hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra dari Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI), Selasa (14/7/2020) ini. Foto surat ini diterima langsung oleh Ketua Komisi III Herman Hery.

Penyerahan foto "surat jalan" Djoko Tjandra dilakukan di ruang rapat Komisi III Kompleks Gedung MPR/DPR Senayan, Jakarta, Selasa (14/7/2020). Surat diserahkan oleh Koordinator MAKI Boyamin Saiman kepada Herman Hery.

"Kami merasa perlu meninggalkan paripurna untuk bertemu dengan masyarakat dalam hal ini terkait penyerahan sebuah dokumen dalam keadaan tertutup dan disegel. Dokumen ini menurut ceritanya adalah surat jalan dari institusi-institusi mana saya belum baca, saya nggak tahu, terhadap saudara Djoko Tjandra," kata Herman.

Usai menerima "surat jalan" dari MAKI, Komisi III akan memanggil institusi penegak hukum mitra mereka. Herman mengatakan Komisi III akan menggelar rapat gabungan dengan membahas "surat jalan" tersebut.

"Akibat dari kami menerima dokumen yang katanya surat jalan dari sebuah institusi, sesuai dengan hasil rapat dengar pendapat dengan imigrasi kemarin, kami memutuskan untuk memanggil institusi terkait penegak hukum misalnya kepolisian-kejaksaan," ujar Herman.

Ia mengatakan Komisi III akan mengirim surat kepada pimpinan DPR untuk memanggil mitra mereka. Sebab, pimpinan DPR yang memiliki wewenang mengeluarkan surat pemanggilan."Kami sudah memutuskan dalam waktu beberapa hari ini, sesuai dengan aturan bahwa sebelum kami memanggil, kami harus bersurat kepada pimpinan DPR, karena pimpinan DPR yang berkewenangan untuk menyurati institusi mitra Komisi III," ucapnya seperti dikutip detik.com.

Sementara itu, Boyamin Saiman menaruh mengapresiasi kepada Komisi III yang fokus terhadap kasus Djoko Tjandra. Boyamin berharap Komisi III dapat membongkar kasus "surat jalan" ini.

"Karena kami gembira kemarin dalam rapat kerja atau rapat dengar pendapat di Komisi III dengan imigrasi itu nampaknya Komisi III memenuhi harapan kami selaku rakyat, dan saya sendirilah, nampak kemudian DPR menjalankan fungsinya untuk mengontrol pemerintah, mengawasi, dan membuat babak belur pemerintah, ini nilainya tinggi," ujarnya.

"Untuk itu, saya senang hati datang ke sini untuk menyuplai data, tidak saya pakai sendiri, tidak hanya saya serahkan ke Ombudsman, tadi saya pikir hanya Ombudsman, tapi kemudian kemarin begitu gegap gempitanya saya apresiasi DPR, dan saya luangkan waktu ke sini," ia menambahkan.(*)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load