IPW: Proses Kapolsek Tabrak Rumah Tewaskan Balita-Nenek di Rembang

Selasa , 26 Mei 2020 | 11:15
IPW: Proses Kapolsek Tabrak Rumah Tewaskan Balita-Nenek di Rembang
Sumber Foto dok/ist
Neta S Pane

JAKARTA - Ketua Presidium Indonesia Police Wacth (ICW) Neta S Pane meminta Polri memproses hukum Kapolsek Iptu S yang mengendarai mobil dan menabrak rumah warga sehingga menewaskan balita dan neneknya di Rembang, Jawa Tengah pada Senin (25/5/2020) malam. Iptu S menjabat sebagai salah satu Kapolsek di Polres Rembang.

Neta menyampaikan hal itu ketika dihubungi sinarharapan.co di Jakarta, Selasa (26/5/2020).

Sebelumnya, mobil yang dikendarai Iptu S, Senin (25/5/2020) malam sekitar pukul 20.30 WIB menabrak rumah dan menewaskan balita dan nenek di Desa Bangunrejo, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Saat kejadian, S memakai seragam dinas polisi.

Neta melanjutkan, kasus ini bisa menjadi preseden buruk bagi jajaran kepolisian jika Iptu S tidak diproses secara hukum apalagi kejadian ini telah menghilangkan nyawa orang."Artinya, kasus jangan dipeti-eskan pihak kepolisian. Pimpinan Polri harus menangani kasus ini secara serius," ujarnya.

Dia meminta Propam Polda Jawa Tengah segera memproses hukum kasus Kapolsek Iptu S tersebut walau nanti misalnya pihak keluarga memaafkan yang bersangkutan."Soal pihak keluarga nantinya memaafkan maka itu persoalan lain atau paling tidak bisa meringankan hukuman terhadap Iptu S. Namun, proses hukum tetap dilanjutkan," ia menambahkan.

Sebelumnya, Kapolres Rembang Ajun Komisaris Besar Dolly A Primanto menyebut, yang bersangkutan berinisial S berpangkat Iptu menjabat sebagai salah seorang Kapolsek di lingkup Polres Rembang.

Ia menambahkan, pihaknya langsung melakukan pemeriksaan terhadap Iptu S. Adapun insiden tersebut mengakibatkan dua orang korban jiwa yakni balita perempuan berusia 3 tahun dan Yasri (50), nenek dari dari balita. Keduanya meninggal saat dilarikan ke Puskesmas setempat. Kini mobil jenis Isuzu Panther bernomor polisi L-1476-GK yang dikendarai Kapolsek tersebut, telah diamankan sebagai barang bukti oleh pihak Kepolisian.(E-2)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load