Belva Mundur, ICW Ingatkan Pejabat yang Miliki Konflik Kepentingan

Rabu , 22 April 2020 | 16:40
Belva Mundur, ICW Ingatkan Pejabat yang Miliki Konflik Kepentingan
Sumber Foto antarafoto
Peneliti ICW Wana Alamsyah

JAKARTA - Indonesia Corruption Watch (ICW) mengingatkan jika pejabat publik yang sejak awal memiliki konflik kepentingan seharusnya mundur dari jabatannya.

"Sedari awal, setiap pejabat publik yang memiliki konflik kepentingan sudah seharusnya mundur dari jabatannya," kata Peneliti ICW Wana Alamsyah melalui keterangannya di Jakarta, Rabu (22/4/2020).

Hal tersebut sebagai respons atas mundurnya CEO Ruangguru Adhamas Belva Devara sebagai Staf Khusus Presiden Joko Widodo karena dipicu dengan keikutsertaan perusahaan miliknya Ruang Guru dalam program Kartu Prakerja yang mendapat banyak kritik dari masyarakat.

"Pun ketika ditawarkan, sepatutnya harus mengundurkan diri dari jabatan di perusahaannya," ujar Wana seperti dilansir Antara.

Ia mengatakan dalam konteks Ruang Guru sebagai mitra Kartu Prakerja, sepatutnya seluruh mitra Kartu Prakerja dihentikan terlebih dahulu untuk kemudian dilakukan evaluasi."Sebab, proses pemilihannya pun tidak sesuai dengan Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tentang pengadaan barang dan jasa," katanya.

Sebelumnya, ICW juga telah mengirimkan surat kepada Kementerian Sekretariat Negara untuk meminta informasi mengenai Keputusan Presiden yang mengatur pengangkatan 13 staf khusus Presiden Jokowi.(*)

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load