IPW: Polri Tidak Serius Usut Kasus Setoran Tambang Ilegal, Mestinya Bentuk Tim Gabungan

- Senin, 5 Desember 2022 | 17:43 WIB

Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso (indonesiaparlemen.com)

SINAR HARAPAN--Indonesian Police Watch (IPW)  menuding Polri tidak serius mengusut dugaan setoran tambang ilegal di Kalimantan Timur (Kaltim).

Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso mengatakan, Polri harus membentuk tim gabungan untuk membuktikan keseriusan mengungkap tambang ilegal Ismail Bolong.

"Kalau melihat fenomena sekarang, yang bergerak cuma Dirtipidter Bareskrim yang memeriksa keluarga Ismail Bolong. Saya menilai Polri tidak serius mengungkap secara terbuka menyeluruh dugaan pelanggaran dugaan tambang ilegal. Tidak serius, kalau mau serius bentuk tim gabungan, internal dan eksternal," ujar Sugeng, Senin (5/12/2022).

Dikutip Bisnis.com, Sugeng menilai upaya yang dilakukan Polri saat ini untuk mengungkap kasus dugaan setoran tambang Ilegal tidak akan membawa hasil yang signifikan.

"Model seperti ini, saya menganalisis tidak akan ada pengungkapan yang bermakna dan signifikan. Bahkan dugaan saya akan ada pembungkaman," tuturnya.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo kengatakan bahwa saat ini Bareskrim hingga Polda Kalimantan Timur (Kaltim) terus mencari keberadaan Ismail Bolong yang saat ini belum diketahui.

Dia sebelumnya viral akibat video dirinya mengungkap adanya setoran tambah ilegal.  “Bareskrim dari Ditipidter dan Polda Katim saat ini masih terus melakukan pencarian Ismail Bolong,” ujar Listyo kepada wartawan di gedung DPR, Jumat (2/12/2022).

Listyo juga mengungkap, bahwa saat ini penyidikan terkait kasus ini terus dilakukan oleh pihak penyidik. Namun, dirinya menyebut perlu proses pendalaman atau follow up mengenai kasus ini. “Kan dilakukan pemeriksaan terhadap keluarganya. Saya kira mungkin tentu ada progres lagi,” ungkapnya. 

Halaman:

Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: Bisnis.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPK Merekrut 15 Penyidik dari Polri

Selasa, 31 Januari 2023 | 14:16 WIB
X