Polri Sebut Dua Jenazah Kru Helikopter Polri Sudah Ditemukan

- Selasa, 29 November 2022 | 15:43 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan.(Dok/Antara/HO-Divisi Humas Polri)
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan.(Dok/Antara/HO-Divisi Humas Polri)


SINAR HARAPAN - Memasuki hari ketiga pencarian helikopter milik Polairud Polri tipe NBO 105 dengan nomor register P-1103 yang dinyatakan jatuh di Perairan Belitung Timur, Tim SAR gabungan TNI-Polri, Basarnas dan masyarakat telah menemukan total dua jenazah dari empat kru helikopter tersebut.
 
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri BrigjenAhmad Ramadhan di Jakarta, Selasa 29 November 2022 menyebutkan, Tim SAR gabungan kembali menemukan satu jenazah kru Helikopter Polri tersebut pada pukul 09.45 WIB pagi tadi.
 
"Berdasarkan informasi terbaru, Tim SAR gabungan bersama Kakor Polairud Baharkam Polri serta beberapa pejabat Belitung Timur berhasil menemukan satu kru atas nama Briptu Moch. Lasminto, merupakan co-pilot heli tersebut," katanya.

Baca Juga: Pesawat CN-295 Bantu Mencari Helikopter Polri yang Jatuh di Belitung Timur

Menurut dia, dengan ditemukan jenazah tersebut, total hari ini sudah ada dua jenazah kru helikopter Polri yang berhasil ditemukan.

Helikopter P-1103 membawa empat orang kru yang merupakan anggota Polri, yakni AKP Arif Rahman, Briptu Lasminto, Aipda Joko M dan Bripda Muhammad Khoirul Anam.
 
Jenazah pertama ditemukan, Senin (28/11) atas nama Bripda Muhammad Khoirul Anam, selaku teknisi pelaksana Ditpoludara. "Sampai hari ini sudah ada dua jenazah yang ditemukan oleh Tim SAR," ucap Ramadhan.

Baca Juga: SAR Lakukan Tiga Metode Cari Korban Kecelakaan Helikopter Polri di Bangka Belitung

Dia menyebutkan, pencarian terhadap jatuhnya helikopter milik Polri tersebut terus dilakukan dengan mengerahkan beberapa kapal dari Polairud Polda, Basarnas, TNI AL, BPBD, Polres Belitung dan Polres Belitung Timur. "Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan tiga metode," katanya.
 
Ketiga metode itu adalah pertama pencarian di atas permukaan laut atau paralel swep search pattern.

Selanjutnya, pencarian di bawah permukaan air dengan metode scan menggunakan MBES (Multi Beam Echo Sounder), SSS (Side Scan Sonar), Magnetometer, ROV yang dibawa oleh KRI SPICA, dan terakhir menggunakan metode pencarian via udara.

Baca Juga: Kecelakaan Helikopter Polri, Tim SAR Babel Kerahkan Tiga Kapal Pendeteksi Bawah Air

"Saat ini jenazah sudah dievakuasi dan dibawa menuju RSUD Belitung Timur untuk dilakukan tindak lanjut," tutur Ramadhan.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: ANTARA

Tags

Terkini

X