Densus 88 Antiteror Polri Tangkap Tiga Teroris di Lampung

- Jumat, 18 November 2022 | 14:27 WIB
Densus 88 Antiteror Mabes Polri.(Dok/Antara)
Densus 88 Antiteror Mabes Polri.(Dok/Antara)

SINAR HARAPAN - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri bersama Polda Lampung menangkap tiga terduga tindak pidana terorisme kelompok Jamaah Islamiyah (JI) di wilayah Lampung.

"Penangkapan selama periode 9 sampai 11 November 2022, Polda Lampung sudah menangkap tiga orang berinisial TW, AB, dan JD, terkait dengan tindak pidana terorisme di wilayah Lampung," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, di Mabes Polri, Jumat 18 November 2022.

Dia merinci peran-peran ketiga tersangka. Tersangka TY berperan sebagai koordinator di wilayah Lampung dan bagian dari struktur hikmat kodimah barat JI, wakil ketua FKPP JI Lampung periode tahun 2015 sampai 2020.

Baca Juga: Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 17 Tersangka Teroris di Tiga Provinsi

"TY perannya memiliki satu pucuk senjata api rakitan dan 430 butir amunisi dari tersangka JD. Kemudian tahun 2019 TY bersama dengan JD memesan senjata api rakitan laras panjang," ungkap Ramadhan.

Kemudian peran tersangka AB sebagai pengganti koordinator JI Lampung setelah ditangkapnya TY. Menerima satu pucuk senjata jenis PCP weapon training di Lampung.

"AB melakukan pertemuan di Balako di Bandar Lampung membahas penggalangan dana di Lampung untuk aksi 'jihad' global di Suriah," tuturnya.

Baca Juga: Densus 88 Dalami Keterkaitan Khilafatul Muslimin dengan Terorisme

Sedangkan tersangka JD merupakan jamaah halaqoh binaan tersangka TY angkatan keempat tahun 2018 sampai degan 2020.

Ia juga memiliki 520 butir amunisi, menjual satu pucuk senjata api rakitan dan 430 amunisi kepada tersangka TY.

"Tersangka JD juga memiliki satu pucuk senjata api rakitan laras panjang dan satu pucuk senapan angin yang sudah dimodifikasi," ujar Ramadhan.

Baca Juga: Densus 88 Tangkap Mahasiswa Terduga Teroris di Malang

Dari penangkapan itu, kata dia, beberapa barang bukti yang diamankan para tersangka yakni satu pucuk senapan PCP besar beserta 105 butir amunisi, satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver, senjata api rakitan laras panjang sebanyak empat pucuk, magazine sebanyak tiga buah dan amunisi dengan jumlah total 825 butir terdiri dari beberapa kaliber.

"Juga ada 10 buku dan dua compact disc (CD) terkait perjalanan gerakan jihad," ucapnya.

Ketiga tersangka, kata Ramadhan, disangkakan dengan Pasal 17 juncto Pasal 7 dan Pasal 15 juncto Pasal 9 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: ANTARA

Tags

Terkini

Perawat Yang Gunting Jari Bayi Dinonaktifkan

Minggu, 5 Februari 2023 | 18:58 WIB

Penahanan Ferdy Sambo Diperpanjang Hingga 8 Maret

Minggu, 5 Februari 2023 | 18:52 WIB
X