Ito Sumardi: Kapolri Harus Usut Kasus Suap Pembekingan Tambang Ilegal di Kalimantan Timur

- Kamis, 17 November 2022 | 16:25 WIB

Ilustrasi (dok/youtube.com)

SINAR HARAPAN-- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo diminta mengusut secara pidana dugaan uang koordinasi kegiatan tambang batubara ilegal di Kalimantan Timur yang beredar melalui video pengakuan Ismail Bolong.

“Intinya, Pak Kapolri harus memerintahkan untuk diusut tuntas. Sanksi hukum semuanya, ada sanksi hukum, ada sanksi pidana, siapapun yang terlibat. Apalagi anggota Polri, kena kode etik dan juga kena pidana,” kata mantan Kabareskrim Komjen Pol (Purn) Ito Sumardi Djunisanyoto, Kamis.

Menurut Ito, kasus dugaan tambang ilegal Ismail Bolong bisa ditingkatkan ke tahap penyidikan atau diproses secara hukum pidana. “Sangat bisa, ini kan penyelidikan,” kata dia.

Karena, kata dia, dugaan dana koordinasi tambang ilegal Ismail Bolong itu diperkuat dengan beredarnya laporan hasil penyelidikan (LHP) yang tertera kop surat Divisi Profesi dan Pegamanan (Div Propam), di mana penyelidikan dimulai Februari dan dirampungkan April 2022.

Baca Juga: Kasus Gratifikasi Tambang Ilegal di Kaltim Bergulir, KPK Persilahkan Warga Lapor

“Kalau penyelidikan kan merupakan suatu informasi kemudian didalami, diperiksa orang-orang yang terlibat di sana. Kalau memang betul terbukti, itu akan menjadi fakta. Fakta menjadi penyidikan. Jadi masuknya ke ranah hukum, jelas hukum pidana,” katanya menerangkan.

Kasus ini berawal dari beredarnya video pengakuan Aiptu (Purn) Ismail Bolong, mantan Anggota Satuan Intelkam Polresta Samarinda, Kalimantan Timur yang mengaku memberikan uang koordinasi kepada Kabareskrim Polri Komjen Pol. Agus Andrianto.

Tak lama setelah video pertama beredar awal November lalu, video Ismail Bolong kembali beredar di media sosial berisi bantahan atau klarifikasi bahwa tidak pernah memberikan uang koordinasi kepada Kabareskrim Komjen Pol. Agus Andrianto, sekaligus meminta maaf, karena video pertama dibuat atas tekanan dari Hendra Kurniawan yang kala itu menjabat sebagai Karo Paminal Divisi Propam Polri.

Halaman:

Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: ANTARA

Tags

Terkini

Eliezer: Saya Diperalat, Dibohongi dan Disia-siakan

Rabu, 25 Januari 2023 | 22:13 WIB
X