Pengacara Hendra Kurniawan Tidak Mengajukan Eksepsi Atas Dakwaan Jaksa

- Rabu, 19 Oktober 2022 | 19:01 WIB

Henry Yosodinuingrat, Kuasa Hukum Hendra Kurniawan

SINAR HARAPAN--Kuasa hukum mantan Karopaminal Divpropam Polri Brigjen Pol. Hendra Kurniawan, Henry Yosodiningrat tidak mengajukan eksepsi atas dakwaan jaksa terhadap kliennya.

Henry menilai bahwa surat dakwaan jaksa telah memenuhi syarat-syarat formil dan materiil dari suatu surat dakwaan

Terdakwa Hendra Kurniawan adalah satu dari enam terdakwa perkara menghalangi penyeldidikan (obstruction of justice) dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yang dilakukan Ferdy Sambo dan anak buahnya.

Baca Juga: Hari Ini Giliran Hendra Kurniawan Dkk Disidang di PN Jaksel Dalam Perkara Obstruction of Justice

Hendra Kurniawan adalah salah satu anak buah Ferdy Sambo yang kala itu menjabat Kadiv Propam Mabes Polri.

"Untuk menghormati asas peradilan cepat, murah dan sederhana, kami memandang bahwa tidak perlu kami untuk menyampaikan eksepsi," kata Henry usai sidang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Jakarta, Rabu.

"Yang dieksepsi itu apabila dakwaan tidak memenuhi syarat-syarat formil dan syarat materiil dari surat dakwaan sebagaimana ditentukan dalam ketentuan pasal 143 KUHP," katanya.

Baca Juga: Polri Periksa 22 Saksi soal Dugaan Korupsi Brigjen Hendra Kurniawan

Henry juga menyebut dari rangkaian perbuatan yang diuraikan oleh JPU dalam persidangan Hendra Kurniawan sama sekali tidak ada satu perbuatan yang merupakan perbuatan pidana.

"Enggak ada perbuatan terdakwa, melainkan perbuatan orang lain yang tidak ada hubungannya dengan terdakwa," ucapnya.

Ia mengatakan bahwa Hendra Kurniawan tidak mengetahui fakta kebenaran dari peristiwa yang disampaikan Ferdy Sambo perihal peristiwa penembakan di Kompleks Polri Duren Tiga yang menyebabkan tewasnya Brigadir J dan kaitannya dengan dugaan kekerasan seksual terhadap Putri Candrawathi.

Baca Juga: Polri Pastikan Tahap II Tidak Halangi Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan

"Dia enggak tahu apakah peristiwa yang apakah cerita yang disampaikan oleh Sambo ini fakta yang sebenarnya atau tidak," ujarnya.

Ia lantas berkata, "Dia nggak tahu bahwa itu skenario atau apa, dia enggak tahu".

Ia kemudian menjelaskan pula kronologi sebagaimana surat dakwaan yang dibacakan JPU dalam persidangan, bahwa Hendra dan AKBP Arif Rachman Arifin sempat menghadap Sambo untuk menyampaikan bahwa isi rekaman CCTV yang dilihatnya berbeda dengan kronologi kematian Brigadir J yang diskenariokan Sambo.

Halaman:

Editor: Banjar Chaeruddin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPK Merekrut 15 Penyidik dari Polri

Selasa, 31 Januari 2023 | 14:16 WIB

KPK Perpanjang Penahanan Lukas Enembe 40 Hari Kedepan

Senin, 30 Januari 2023 | 17:54 WIB
X