• Senin, 5 Desember 2022

Direktur Penyidikan KPK Lakukan Pembicaraan Telpon Dengan Lukas Enembe

- Rabu, 28 September 2022 | 22:11 WIB
Kombes Asep Guntur Rahayu, Dir Penyidikan KPK (Foto: Dok/Detik.com)
Kombes Asep Guntur Rahayu, Dir Penyidikan KPK (Foto: Dok/Detik.com)
 
SINAR HARAPAN--Gubernur Papua melakukan pembicaraan jarak jauh dengan Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu, menggunakan telepon seluler milik Koordinator tim pengacara Gubernur Papua Lukas Enembe, Stevanus Roy Rening.
 
Dalam pembicaraan tersebut Asep Guntur Rahayu meminta Gubernur Enembe ke Jakarta untuk diperiksa. Dokter KPK dan dokter IDI akan melakukan pemeriksaan dan nanti ada rekomendasi untuk berobat ke Singapura, kata Rening, Rabu (28/9) malam.
 
Diakui oleh Rening, Asep Guntur juga menjelaskan KPK dalam melakukan penyelidikan ini tetap menghormati HAM< Sehingga pihaknya berharap tidak ada lagi narasi Gubernur Papua dijemput paksa karena berdampak pada kesehatannya.

"Siapa yang akan bertanggung jawab bila tiba-tiba tensi Gubernur Enembe naik 200, karena sebelumnya beliau sudah empat kali mengalami stroke," ujar Roy Rening pula.

Saat ini, menurut Rening, kondisi Gubernur Lukas Enembe membaik.
 
Obat dari Singapura sudah tiba tiga hari yang lalu. Saat ini sedang diupayakan agar dokter yang menangani beliau ke Jayapura untuk mengecek kesehatan.
 
"Memang dokter pribadi Gubernur Enembe saat ini sedang mengupayakan mendatangkan dokter yang menangani sakit beliau dari Singapura," kata Roy Rening kepada wartawan, di Jayapura. 
 
Ketika ditanya tentang pertemuan dengan Ketua Komnas HAM bertempat di rumah pribadi Gubernur Enembe di Koya, Kota Jayapura, Rabu ini, Roy mengaku Gubernur Enembe menyatakan dirinya sakit dan tidak bisa duduk banyak serta tergantung dokter pribadi.
 
Ketua Komnas HAM juga sempat menanyakan tentang stroke yang dialami beliau serta perbincangan lainnya, karena ternyata keduanya sudah saling mengenal.
 
"Tidak ada pembicaraan detail dan kami tidak mengetahui langkah yang akan diambil Komnas HAM," ujar Roy Rening.
 
 

Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: Antara

Tags

Terkini

X