• Sabtu, 3 Desember 2022

Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan Ditunda Lagi, Alasannya Saksi Kunci Sakit

Banjar Chaeruddin
- Rabu, 21 September 2022 | 17:58 WIB

Brigjen Pol Hendra Kurniawan (dok)

SINAR HARAPAN--Sidang etik terhadap mantan Karo Paminal Propam Brigjen Hendra Kurniawan ditunda lagi. Alasannya, saksi kunci dalam persidangan itu, yaitu AKBP Arif Rachman Arifin sakit.

"Jadi informasi yang saya dapat dari Biro Wabprof untuk Brigjen HK itu nanti akan dilaksanakan Minggu depan karena saksi kuncinya memang dalam kondisi sakit," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan di Mabes Polri, Rabu (21/9).

Menurut Dedi. sidang Brigjen Hendra nantinya akan digelar saat kondisi AKBP Arif sudah pulih. Di sisi lain, Dedi tidak memerinci penyakit yang dialami AKBP Arif.

"Tentunya kita harus menunggu dulu sampai dengan kondisi yang bersangkutan sehat karena salah satu persyaratan untuk bisa dihadirkan dalam sidang kode etik saksi harus dalam kondisi sehat. AKBP AR sakit lah proses penyembuhannya cukup panjang ya karena sakitnya agak parah," ucapnya.

Polri telah dua kali menunda pelaksanaan sidang etik terhadap Brigjen Hendra. Mulanya, sidang etik akan digelar pada pertengahan September 2022. Sidang diundur dan seharusnya sudah dilaksanakan pekan lalu. 

Sebanyak tujuh anggota perwira Polri ditetapkan sebagai tersangka karena terbukti melakukan obstruction of justice atau menghalangi penyidikan terkait kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, tujuh tersangka itu salah satunya mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Dikatakan Dedi, enam tersangka lainnya yaitu mantan Karo Paminal Propam, Brigjen Hendra Kurniawan, mantan Kaden A Ropaminal Divpropam Polri Kombes Agus Nurpatria.

Kemudian, mantan Wakaden B Ropaminal Divpropam Polri AKBP Arif Rahman, mantan Kasubbag Riksa Baggak Etika Rowabprof Divpropam Polri Kompol Baiquni, dan mantan Kasubbagaudit Baggaketika Rowabprof Divisi Propam Polri Kompol Chuck Putranto, serta mantan Kasubnit I Subdit III Dittipidum Bareskrim Polri AKP Irfan Widyanto.

Halaman:

Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Terkini

X